Mantan kuli tinta yang tinggal di dusun

Monday, April 28, 2008




















Bagi anda yang tengah mencari beasiswa ke negeri Sakura ada info menarik. Kedutaan Besar Jepang membuka penawaran beasiswa kepada mahasiswa/mahasiswi Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di universitas di Jepang sebagai research student pada tahun 2009 dalam Program Beasiswa Pemerintah Jepang (Monbukagakusho).


Peminat pada waktu menjalani research student diperbolehkan melamar ke program degree (master/doctor/professional graduate course) atau meneruskan program doctor degree setelah menyelesaikan program master degree atau professional graduate course, apabila lulus seleksi tes ujian yang diberikan oleh universitas yang bersangkutan

Persyaratan untuk melamar, sbb

(1) Pelamar lahir pada dan setelah tanggal 2 April 1974
(2) IPK minimum 3,0 atau nilai EJU (Examination for Japanese
University Admission for International Students) minimum 260 dalam
jumlah 2 mata ujian tidak termasuk Bahasa Jepang
(3) Nilai TOEFL minimum 550 atau ekuivalen atau lulus Tes Kemampuan
Bahasa Jepang Tingkat 2
Formulir pendaftaran dapat diambil secara gratis di Kedutaan Besar
Jepang (Bagian Pendidikan, pukul 08:30-12:00, 14:00-15:30), Konsulat
Jenderal Jepang di Surabaya, Medan, dan Makassar. Formulir pendaftaran
juga dapat diperoleh pada website Kedutaan Besar Jepang
(http://www.id.emb-japan.go.jp
). Dokumen lamaran harus dikembalikan kepada Kedutaan Besar Jepang
sebelum tanggal 23 Mei 2008, dapat diserahkan secara langsung atau
dikirim melalui pos.

Keterangan lebih lanjut mengenai program beasiswa ini dapat diperoleh
di Kedutaan Besar Jepang (Bagian Pendidikan: Tel: 021-3192.4308 psw:
175, 176).

sumber image : getty images

Sunday, April 27, 2008

Beginilah Suasana Belajar Kejar paket B di desa Cacaban Kidul...

Kira-kira pada pertengahan bulan Mei tahun 2007 saya hadir dalam sebuah pertemuan tentang pendidikan di Apartemen Magister Manajemen UGM. Lewat acara itulah saya kenal Menoreh. Mulai dari itu tempat legendaris itu masuk dan memberi satu kisah dalam kehidupan saya.




Menoreh memang bukanlah kata asing. Setiap kali tempat itu disebut yang terbayang adalah para pendekar dalam cerita SH Mintarja ( baca: Api Di Bukit Menoreh). Meski sudah sering mendengar seperti apa kondisi geografis, penduduk dan segala sesuatu yang ada di sana saya belum pernah melihat sendiri.

Orang yang membawa saya ke Menoreh adalah Pak Muhlasin, seorang tokoh masyarakat yang jadi kepala Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tunas Muda. PKBM ini pusatnya di desa Cacaban Kidul tapi sudah merambat hingga ke beberapa desa di sekitarnya. PKBM ini menaungi kelompok belajar masyarakat paket A, B dan C. Sewaktu acara pertemuan di apartemen MM UGM Pak Lasin, begitu dia biasa disapa, banyak cerita kondisi pendidikan dan berbagai hal yang dicapai. Intinya ada sebuah kesadaran di sebuah komunitas yang secara ekonomi termasuk tertinggal akan pentingnya pendidikan.

Beberapa hari setelah acara itu saya dengan ditemani seorang teman menuju ke lokasi. Ingin tahu seperti apa kegiatan PKBM di sana. Kami begitu buta akan gambaran medan di sana. Rute menuju sana juga pakai ilmu kira-kira.

Kira-kira rute yang kami tempuh waktu itu lewat kali Jalan tembus. Satu yang masih saya ingat sempat juga lewat sebuah jembatan gantung yang usianya mungkin sudah cukup tua. Kami sempat mengambil foto-foto jembatan itu tapi sayang saya sendiri kehilangan dokumentasi peristiwa tersebut.

Singkat cerita kami sampai di daerah Cacaban Kidul setelah sempat kesasar. Kira-kira sebelum Dzuhur kami sudah sampai setelah mencari tempat tinggal Pak Lasin kami menunggu di sebuah warung. Kebetulan Pak lasin masih ada acara takziah ke desa sebelah.

Yah tak berapa lama Pak Lasin beserta ibu datang. Setelah sekedar istirahat kami langsung menuju tempat pertama, balai desa. Di balai desa tersebut terdapat sebuah sekolah dasar yang di hari-hari tertentu digunakan sebagai tempat belajar bagi peserta Kejar paket A.

Satu metode wawancara yang unik saya lakukan. Saya mesti berada di depan ibu-ibu layaknya seoranng guru dan bertanya bagaimana kesan-kesan mereka dalam mengikuti kejar paket A. Saya sangat terkesan melihat semangat belajar mereka. Meski sebagian besar adalah ibu-ibu yang sudah berumur namun tak ada kesan minder, malu atau apa. Mereka ingin pintar begitu kata-kata yang terlontar saat saya tanya. Di tempat ini juga saya pertama kali berkenalan dengan Pak Miftachudin seorang guru MAN di Purworejo yang dengan dedikasinya membantu sebagai salah seorang tutor.

"Bagaimana mas sekalian naik ke atas lihat kegiatan kejar paket B?" tanya pak Lasin.

Yah sekalian sudah terlanjur di sini saya mengiyakan untuk menuju tempat kegiatan kejar paket B.

Kamipun menuju ke atas tempat kegiatan tersebut berlangsung..

Bersambung.....

Saturday, April 26, 2008

Pasti diantara anda ada pernah menonton film Love Actually. Film yang cukup menarik bagi saya. Satu hal yang berkesan adalah satu adegan saat seseorang yang menyatakan perasaannya di saat orang yang diinginkan sudah bersama orang lain. Ia hanya ingin sekedar berterus terang tanpa menginginkan balasan dan itu sudah cukup baginya.



Wednesday, April 23, 2008

Melihat rekan-rekan mahasiswa yang aktif, cerdas, berprestasi seringkali membawa angan-angan saya ke masa lalu. rasanya kalau bisa mengubah waktu dan kembali ke masa lalu ingin lebih maksimal memanfaatkan kesempatan.

Coba lihatlah mereka! para wakil Indonesia di ajang Hitachi Young Leaders Initiative 2008 yang akan diselenggarakan di jakarta. Mereka energik, cerdas, Cantik (hehehe..fakta) benar-benar bisa dibanggakan.

Saya benar-benar merasa iri sebenarnya dengan mereka atas apa yang telah mereka capai, atas apa yang telah mereka lakukan. Terlebih ketika melihat seorang "saya" yang belum berbuat banyak terhadap diri sendiri apalagi buat orang lain terlebih buat negeri ini. Maka liputan saya waktu itu di hotel 4 season hanya menyisakan decak kagum saja.

Perwakilan dari Indonesia adalah: Yang memakai baju hitam, Astrid Dita Prasetyaning Rahayu, (Sekolah Farmasi ITB Bandung), memakai baju warna krem, Edwina Kharisma Utami (Jurusan Hukum Internasional UI Jakarta), Yang makai jilbab Rivana Mezaya(hmm..mbak anda mempesona..hehehe) (Jurusan Hukum International UI Jakarta) serta yang pakai kacamata baju hijau, Zikril Hakim (Teknik Industri ITB Bandung).


Beruntunglah saya. Lantaran pilihan akan satu profesi yang saya geluti selama hampir dua tahun ini membuat saya berkesempatan bertemu dengan beragam orang dari berbagai kalangan. Ada beragam kisah, pelajaran hidup yang bisa saya dapatkan dari mereka.

Seperti beberapa waktu yang lalu kiranya pada pertengahan Maret. Saya berkesempatan mewawancarai Prof. Soegeng Santoso. Mungkin tidak semua tahu siapa sosok yang satu ini tapi bagi yang bergelut di Pendidikan Anak Usia Dini kalau sampai tidak tahu mungkin bisa dibilang agak keterlaluan.

Waktu bertemu jelas ia menampilkan dirinya sebagai sosok yang sederhana, supel dan bersahaja. Berbincang dengan seorang bocah kemarin sore seperti saya ia begitu bersahaja tak terlihat kesan menganggap remeh saya.
"Soegeng Santoso, Pria kelahiran Jogjakarta 66 tahun yang lalu. Ia merupakan seorang pendidik yang hingga saat ini masih aktif sebagai guru besar di Universitas Negeri Jakarta."


Bersambung..


Sunday, April 20, 2008

Bagian Pertama

Perlahan kafein mulai terserap dalam tubuhku lewat minuman hitam panas dari biji tanaman kopi. Mataku tak boleh terpejam saat ini masih banyak kerjaan yang harus segera diselesaikan namun tetap saja rasa kantuk memaksa mataku untuk terkatup, dan berkali-kali mulutku menguap.

Memaksa ide-ide kembali keluar dan segala imajinasi berjatuhan dengan kencang kuputar alunan musik kumpulan anak muda dari Liverpool yang kini jadi legenda, siapa lagi kalau bukan the Beatles. Ya..sekali lagi Yesterday, Let It Be, Accros The Universe, jadi deretan lagu yang menemani pencarian inspirasi. Segala inspirasi terekam dalam goresan sketsa dan rangkaian kata. Kembali berceritalah malamku dalam dunia yang hanya terdengar detak jam dan suara sayup-sayup angin malam.

Penulis memang lekat dengan malam. Lekat dengan sepi setidaknya hal itulah yang terjadi pada diriku. Ide adalah sebuah tambang bagi para penulis dimana dari situlah muncul bahan berharga yang bisa jadi penyangga hidup. Sebagai penambah penambah pundi-pundi sekedar makan hari ini besok dan seterusnya.

"Rumah", satu hal yang mengisi seluruh ruang dalam imajinasiku. Terbayang tentang rumahku, tentang dinding, perabot, perpustakaan yang memenuhi setiap sudut ruangan yang ada. Unik sekali rumah yang kumiliki hal yang begitu kuperhatikan.

Sebuah rumah sederhana di sebuah kampung yang masih jauh dari hingar bingar ibu kota. Itu yang kupilih, mengalahkan alternatif yang pernah ada tinggal di apartemen bersubsidi, rumah susun atau sewa rumah saja di tengah kota. Sebenarnya ada satu lagi pilihan pulang kembali ke kampung membangun rumah yang dengan harga yang sama mungkin jauh lebih luas dan besar.

Semua kembali pada pilihan. Ada hal yang satu sama lain saling terikat namun memberi konsekuensi yang berbeda. Begitulah memandang masa depan dengan segala konsekuensi serta perhitungan matang kami memilih tinggal di luar sana jauh dari ibu kota namun masih terjangkau akses angkutan umum. Aku menyebut kami, karena memilih rumah bukan sekedar keputusanku saja namun satu keluarga. Aku, istri satu bagian yang harus memiliki keputusan sama. Satu keputusan bulat memilih membeli rumah di daerah yang pinggiran. Selain harganya lebih murah juga faktor lingkungan.

(bersambung)




Tak terasa hampir setahun berlalu setelah "HITAM PUTIH" yang membawaku ke Jakarta. Impian di atas awan yang kandas di semifinal EADC 2007. Ada banyak hal baru yang bisa saya pelajari selama setahun ini. Semakin belajar makin penasaran saja saya akan Film Dokumenter.

Saya benar-benar jatuh cinta dengan genre yang satu ini. Yah mungkin banyak yang menganggap dokumenter tidak menjanjikan dan hanya tonjolkan idealisme. yah tak apalah semua kesan itu tetap tak membuat saya berpaling hati.

Saya berusaha menyikapi dengan positif semua kegagalan dan belajar banyak dari rekan-rekan saya yang mampu lolos ke 5 besar dan yang tidak mampu. Dari mereka saya dapatkan banyak hal satu adalah motivasi. Berkali-kali mereka memotivasi saya untuk terus berkarya. Termasuk adalah Jastis Arimba.

Saya masih catat dan ingat betul kata-katanya "Dokumenter itu...melihat apa yg tak terlihat, dan berfikir apa yang tak pernah terfikir,". Itu satu rahasia yang benar-benar saya resapi.

Tahun ini EADC kembali digelar...Hijau Indonesiaku..saya betul-betul berdoa pada Sang Penguasa Alam agar masih diberi kesempatan untuk bisa ikut serta dan semoga saya mampu lebih baik di kompetisi tahun ini..Road To Eagle Award 2008.

Friday, April 18, 2008




Mungkin terkesan mengekor dengan blog-blog yang lain tentang apa yang saya tulis. Pasti hampir semua tahu tentang Januarisman, pengamen KRL, yang ikut Indonesian Idol. Terus terang saya terkesima dengan suaranya saya menghargai yang tak setuju dengan saya. Suara emas, merinding rasanya mendengarkannya saat lantunkan lagu dengan gitar bututnya.

Satu lagi adalah seorang anak muda yang latar belakangnya tak jauh beda seorang pengamen dari Medan, Dede Richo. Dia punya kualitas yang tak kalah bagus pula.

Gara-gara Januarisman dan Dede saya yang sebenarnya ga pernah ikuti acara Indonesian idol kecuali sekedar nonton sesi-sesi lucu waktu audisi jadi menanti-nanti acara ini. Tentu saja yang saya nanti adalah penampilan seorang Januarisman dan satu lagi seorang anak muda pengamen dari medan Dede Richo. Mereka layak mendapat kesempatan untuk mengubah nasib mereka. Bukan karena faktor "kasihan" namun mereka memang punya potensi.

Maju Terus Januarisman..Dede richo..

Thursday, April 17, 2008





















Lamat-lamat namun masih cukup jelas kata-kata mengalun....

Sebagai jawaban atas pertanyaanku akan kesenyapan yang terjadi.....

Gelap jawabmu atas senja yang kutawarkan atas isyarat yang kuterjemahkan sebagai senja....

Gelap jawabmu...200 km...tak bisa menyatukan pesona jawabmu..."seperti yang pernah kukatakan dalam bisik pada telingamu yang tuli"..katamu...



Kenangan itu mengguratkan kisah manis yang terlalu sayang untuk dilupakan namun terkadang terlalu pahit untuk lama-lama dikenang. Namun hidup harus terus berjalan melihat kedepan bagaikan mencari cahaya di ujung lorong.

Hillsborough, 15 April 1989 tinggalkan bekas begitu mendalam bagi pendukung Liverpool. Tercatat 96 orang supporter Liverpool tewas saat semifinal piala FA antara Liverpool melawan Nottingham Forrest di Stadion Hillsborough, Sheffield. Kemarin 15 April 2008 ribuan pendukung Liverpool menyanyikan lagu “You Will Never Walk Alone” mengenang tragedy berdarah tersebut.

Sumber image: getty images

Wednesday, April 16, 2008

Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Di sanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku...

Ada satu perasaan aneh yang terasa saat mengikuti pembukaan sebuah acara di Balai pelatihan di Jayagiri, Lembang, Bandung. Rapat yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia raya. Perasaan saya bergetar rasanya seperti dikoyak-koyak, semacam masih ada rasa bangga terhadap negeri ini meski sejelek apapun namun di sini tanah airku.

Entah apa timbul perasaan seperti ini saya juga tak sepenuhnya mengerti. Apakah karena sudah begitu lama saya tidak merasa bangga dan cinta terhadap tanah air ini atau entah apa. Yang jelas malam itu saya merasa bangga dan sekaligus prihatin dengan berbagai kerusuhan, krisis, gesekan yang tak henti-hentinya melanda tanah air.

Saya ingin berbuat lebih banyak terhadap negeri ini. Tapi saya kembali tersadarkan saya hanya manusia lemah tak punya kekuasaan. Hmm yah minimal saya masih punya otak dan otak saya ini semoga bisa tercurah semaksimal mungkin untuk menghasilkan karya-karya yang menginspirasi kepada yang lain sesama anak bangsa untuk berbuat yang terbaik. Meminjam slogan Pak Gunawan (Dirjen depsos) Bangunlah Jiwanya Bangunlah Badanya. Saya segera memulai membangun jiwa saya dengan fikiran bersih dilandasi ayat-ayat cinta untuk bisa membangun jiwa-jiwa anggota bangsa yang lain hingga akhirnya mereka bisa membangun badannya timbul energi yang besar tuk bangkit dari keterpurukan.

Sunday, April 13, 2008





At last Lorenzo can do this...He was the Winner of Estoril MotoGp Series..Lozenzo Show To Everyone who Had been confused him...

Yah tambah satu lagi sensasi yang dibuat debutan termuda di kelas Moto GP ini. Setelah mencatat 3 kali pole position sekali podium kedua, sekali podium ketiga kini ia mampu menjadi yang terbaik. Lorenzo mampu mengungguli rekannya sesama Spanyol Dani Pedrosa dan Valentino Rosi.

Jalannya balapan di sirkuit Estoril ini berlangsung seru..sempat terjadi salip menyalip dan berganti pimpinan sebelum akhirnya Jorge Lorenzo mampu matahkan Rosi dan kawalan ketat Dani Pedrosa.

Sumber image : www.abc.net.au

Pembalap anyar Yahama Jorge Lorenzo sekali lagi bikin sensasi. Untuk ketiga kali secara berturut-turut debutan kelas Moto GP ini mampu raih pole Position. Di kualifikasi yang di selenggarakan kemarin waktu tempuh yang diraihnya 1 menit 35,715 detik.



Jika dalam balapan 2 seri sebelumnya ia hanya mampu raih posisi 2 dan 3 apakah kali ini di sirkuit Estoril Portugal dia mampu raih podium pertama? Kita tunggu saja nanti jawabannya. Meskipun Lorenzo tak semudah itu sebab di tempat kedua ada Dani Pedrosa jagoan Spanyol lainnya yang di seri sebelumnya raih podium pertama. Tentunya juga masih ada nama Valentino Rossi dan Casey Stoner yang pastinya akan memberikan perlawanan sengit.

Sumber image: bbc.co.uk




Sejak tanggal 11 April 2008 Para peminat liga Inggris harus Say Good Bye to Liga Premier...Memang sejak awal kebanyakan juga sudah tak bisa karena hak siar yang dibeli oleh ASTRO meski akhirnya sedikit jatah-jatah pertandingan sisa yang seringkali hanya menampilkan pertandingan tim-tim papan bawah masih bisa dinikmati di TV One.


Menurut info yang sempat saya baca dari DETIK.Com ASTRO dianggap telah menyalahi aturan. Dianggap salahi aturan akhirnya Depkominfo mengeksekusi ijin tayang ASTRO di Indonesia. Meskipun ada juga dugaan hal ini disebabkan persaingan antar penyelenggara siaran. Ah tak tahulah...itu urusan mereka yang di sana. Lagian tim kebanggaan saya Liverpool juga tak lagi punya peluang di Premiership jadi ada atau tidak ada siaran tak jadi masalah yang penting masih bisa lihat skornya di Internet.

Sumber image : soccerlens.com

Saturday, April 12, 2008


Akhirnya...Satu kata yang terlontar dari mulut ini..Setelah mengutak-utik tampilan blog dan nyaris berantakan akhirnya normal kembali..

Hal pertama yang harus saya jelaskan adalah sebuah istilah yang mungkin aneh di telinga anda..Homo Blogkensis..asal usulnya darimana itu??? Pasti anda bertanya-tanya maksudnya apa..

Agar tanda tanya lebih besar lagi saya akan menyimpan jawaban ini...Hehehehe..tunggu saja jawaban dari saya..(emangnya ada yang baca..hehehe..seperti orang gila yang bercakap dalam diam)...

Selamat Malam Jelang Dini Hari...


Sumber image : www.pdpersi.co.id

The longest River in East Java Is The Brantas River. It drains an area over 11,000 km² from the southern slope of Mount Kawi-Kelud-Buthak, Mount Wilis, and the northern slopes of Mount liman-Limas, Mount Welirang, and Mount Anjasmoro. By the Thousand years ago Brantas River valley have been lived by the People. They decided to live because of fertility land which made them can plan anything.


In Brantas River by thousand years ago was born Majapahit a great empire which had authority from Aceh until Papua. Now each time people call Brantas our mind must directed to Lapindo Mud Flow. PT. Lapindo Brantas said to be causal factor of that tragedy.

Friday, April 11, 2008

Torres tak salah untuk betah dan makin cinta di Liverpool.....

His armband proved

He Was A red

Torres Torres

You’ll Never Walk Alone It Said

Torres Torres

We bought The Lead

From Sunny Spain

He Gets The Ball

He Scores Again

Fernando torres

Liverpool Number Nine

Na nar

Na nar

Na nar

His armband proved

He Was A red

Torres Torres

You’ll Never Walk Alone It Said

Torres Torres

We bought The Lead

From Sunny Spain

He Gets The Ball

He Scores Again

Fernando torres

Liverpool Number Nine

What's a Scouser?

What's a Scouser? is the question on everyone's lips and this is the official answer.

Scouser (skaus-sir)
Brit. Inf. ~n. a person who comes from Liverpool.

Scouse (skaus)
n. 1. the dialect spoken by such a person. 2. Livepudlian dialect. a stew made from leftover meat. [C19: shortened < LOBSCOUSE]

Liverpudlian
n. 1. a native or inhabitant of Liverpool, in NW England. ~adj. 2. of or relating to Liverpool. [C19: < Liverpool, with humorous alteration of pool to puddle]

Sumber : www.scouser.com

Thursday, April 10, 2008

Tentunya para pendukung Liverpool masing ingat Istambul Mei 2005. tatkala Steven Gerard dan kawan-kawan mampu bangkit dari ketertinggalan 3 gol. kemudian memukul balik Ac Milan yang waktu itu jauh diunggulkan. Di akhir drama adu penalti Liverpool jadi sang juara dan lagu You Will Never Walk Alone membahana dari tribun penonton.

Lagu You Will Never Walk Alone dikarang oleh Rogers dan Hammerstein untuk broadway musical "carousel" pada tahun 1945. Gerry Marsden dan his Pacemakers membawakannya di club liverpool selama kelahiran Merseybeat. "Para audien yang ada disitu tak bergeming, berdiri dan mendengarkannya. Ini efek yang tiba-tiba saja, ' kata Marsden. Dirilis bulan oktober tahun 1963, YNWA dibawakan oleh the pacemakers menjadi lagu yang paling populer di kalangan the kop pendukung setia Liverpool. Lagu ini akhirnya selalu dinyanyikan bersama sebelum pertandingan dimulai. Sejak saat itu hingga sekarang You Will Never Walk Alone selalu membahana tiap kali Liverpool memulai pertandingan di stadion kebanggaannya Anfield.

When you walk through a storm
Hold your head up high
And don't be afraid of the dark
At the end of the storm
Is a golden sky
And the sweet silver song of a lark

Walk on through the wind
Walk on through the rain
Tho' your dreams be tossed and blown
Walk on, walk on
With hope in your heart
And you'll never walk alone
You'll never walk alone


Sumber : www.liverpoolfc.tv

Wednesday, April 09, 2008

Life is a tragedy for those who feel, and a comedy for those who think
(La Bruyere)

Tuesday, April 08, 2008

"Kugenggam kamu
Kau genggam aku
Jangan sentuh apapun
Yang menyebabkan noda
Untuk tidak melepaskan, menggenggam lainnya
Berangkat ulang jengkal pertama ",

(Ikrar, Emha Ainun Najib)

Ini tentang Ikrar sesuatu yang tak bisa dijadikan mainan. Tak bisa dibuat mainan. Sesuatu yang tentunya tak boleh ditaruh ditempat yang tak semestinya. jika saatnya tiba akan kugenggam kamu. Sabar, sebelum saatnya tiba jangan sentuh apapun yang sebabkan bercak noda. Ikrar, tentang sebuah kesungguhan. tentang pilihan, tentang sebuah keputusan.

Serunya Scripwriting Playgroup kembali gelar acara rutin bulanan jumpa offline. Setelah sukses mengundang hantu-hantu di bulan Maret kini "Serunya menjadi penulis skenario" dihadirkan.

Serunya Scriptwriting Playgroup bulan April akan mengangkat tema "Serunya jadi Penulis Skenario". Penulis skenario merupakan sebuah profesi yang sudah sangat familiar bagi masyarakat, apalagi bagi Anda yang termasuk doyan nongkrong di depan TV untuk menyimak sinetron-sinetron terbaru keluaran beberapa rumah produksi tertentu. Memang dewasa ini, penulis skenario lebih akrab dikenal di lingkungan sinetron, walaupun profesi ini pada dasarnya dapat ditemukan di sejumlah karya visual lainnya, sebut saja di film layar lebar, sinetron, FTV, dll.

Seperti biasa kali ini Acara serunya Scripwriting Playgroup Offline diadakan di Toko Buku Aksara kemang Tanggal 13 April Jam 13.00 hingga 16.00. Sebagai bocoran kira-kira di acara ini adik-adik akan tahu gambaran dari pertanyaan:
Susah gak sih jadi seorang scriptwriter?, Bekal apa aja yang mesti di siapin atau mesti di miliki orang yang akan terjun ke dalam dunia scriptwriting? Bagaimana potensi scriptwriter sebagai sebuah profesi? Dari sisi karir, prestise, keuangan, waktu kerja dan tekanan pekerjaan?

Acara akan dikemas dalam diskusi yang menyenangkan seperti konsep playgroup yang selama ini ditekankan. Dalam diskusi ini, mudah-mudahan makin bisa terbayang bagaimana jalan menjadi seorang scriptwriter dan apa aja yang mesti di siapkan untuk memilih scriptwriter sebagai sebuah profesi dari keuntungan dan resikonya. Pastinya akan ada yang menyebut jadi script writer akan mudah atau ada juga yang bilang susah. Bisa di bahas kendala-kendala yang mungkin akan timbul dan bisa di arahkan menjadi persiapan apa saja yang diperlukan untuk menjadi seorang scriptwriter. Soal apa saja yang di perlukan bisa di bahas soal dari diri sendiri, dari lingkungan dan juga perangkat pendukung dari pekerjaan ini.

Acara serunya Scripwriting Playgroup Offline adalah agenda rutin dari Serunya. Informasi selengkapnya bisa dibuka di www.Serunya.Multiply.com. Atau kirim saja email ke serunyaserunya@.yahoo.com
Bulan April bulannya penulis skenario...penasaran datang saja ke Toko Buku Aksara Kemang Minggu, 13 April 2008 Jam 13.00-16.00 kakak-kakak dari Serunya akan memberi kesan dan kejutan yang tak terlupakan bagi adik semua.

Publicity Serunya Scripwriting Playgroup

MF.Arief

Monday, April 07, 2008

Apa Kabar Semua....!!!

Pagi yang penuh dengan spirit dan semangat baru setelah melepas lelah di liburan akhir pekan. Senin pagi harusnya memberi satu inspirasi baru semangat dan spirit baru bukannya bermalasan dan kembali tertekan akibat membayangkan beban pekerjaan yang kembali datang dan mungkin saja lebih berat.

Semua beban yang berat dengan semangat tinggi tentunya akan bisa teratasi. Cobalah sejenak merenung membayangkan indahnya pagi, dengan burung-burung yang berkicau, dan udara yang masih sejuk dan menyisakan embun pagi. Ah ini Jakarta Bung! tempat dimana tak ada burung berkicau. Yang ada hanya kicauan klakson dan bunyi mesin kendaraan yang meraung-raung mengejar waktu. Jangankan pagi yang indah bayangan orang-orang yang kembali terjebak pada rutinitas melelahkanlah yang terbayang. Udara sejuk? itu apalagi, jangan berharap udara sejuk yang ada hanyalah asap-asap kendaraan bermotor.

Seperti itukah? Memang berada di kota yang sangat dinamis dengan berbagai tekanan-tekanan mampu membuat tekanan darah naik, mudah stres dan kehilangan akal sehat. Namun sebenarnya jika fikiran kita berfikir terbalik dan menikmati semuanya rasanya akan beda.

Sejenak bayangkan, sayup-sayup alunan lagu Cat Stevens Morning Has Broken mengalun. dan bayangkan suara klakson sebagai kicauan burung, asap sebagai udara sejuk, orang-orang panik yang anda lihat di jalan bayangkan saja seperti orang-orang desa yang dengan senyum ramah menyapa anda, dan seterusnya bayangkan saja yang indah-indah. Semangat pagi kembali meminjam lagu Cat Stevens, Morning Has Broken.

Morning has broken, like the first morning
Blackbird has spoken, like the first bird
Praise for the singing, praise for the morning
Praise for the springing fresh from the word

Sweet the rain's new fall, sunlit from heaven
Like the first dewfall, on the first grass
Praise for the sweetness of the wet garden
Sprung in completeness where his feet pass

Mine is the sunlight, mine is the morning
Born of the one light, Eden saw play
Praise with elation, praise every morning

Selamat berkativitas, selamat Berkarya, Selamat Mulai hari!..Morning Has broken..

Salam dari Sudut Pancoran....



Sunday, April 06, 2008

As Sung by Cat Stevens

lyrics by Eleanor Farjeon

Morning has broken, like the first morning
Blackbird has spoken, like the first bird
Praise for the singing, praise for the morning
Praise for the springing fresh from the word

Sweet the rain's new fall, sunlit from heaven
Like the first dewfall, on the first grass
Praise for the sweetness of the wet garden
Sprung in completeness where his feet pass

Mine is the sunlight, mine is the morning
Born of the one light, Eden saw play
Praise with elation, praise every morning
God's recreation of the new day

Tuesday, April 01, 2008

Learning To Live With Me

Gary Allan (Harley Allen/Gary Burr)

I used to wish that I was
Great as any man
Better than I am
Could do things no one can
And I used to wish that I was cool as I could be
But now I'm learning to live with me

Is anybody satisfied with who they really are
You could be the moon
And still be jealous of the stars
You gotta' learn to swim
If you can't walk upon the sea
So I'm learning to live with me

And I used to wish that I was
Braver than the rest
A hero nothin' less
A big duke in the west
But I know the way I am is who I'm gonna be
So I'm learing to live with me

Is anybody satisfied with who they really are
You could be the moon
And still be jealous of the stars
You gotta' learn to swim
If you can't walk upon the sea
So I'm learning to live

Learning to forgive
Learning to live with me

Satu penghargaan buat mahluk bernama manusia yang terlahir sebagai perempuan. Rasanya tidaklah salah menceritakan kisah-kisah hebat tentang mereka sebagai sumber inspirasi buat semua. Satu inspirasi untuk tidak menyepelekan mereka dan lebih menghargai dan menghormati.

Begitu banyak perempuan yang berprestasi dan menonjol di karirnya masing-masing, menduduki posisi penting. Mereka bahkan seringkali menjadi pemimpin bagi para lelaki dan mereka mampu melakukan itu. Tokoh-tokoh seperti menteri kesehatan Siti Fadhilah Supari, Megawati, Meutia hatta, Mari ELka Pangestu, Yenni Wahid, tentu sangatlah wajar selain didukung dengan pendidikan yang tinggi, waktu dan kesempatan berfihak pada mereka. Yang lebih luar biasa adalah jika sosok-sosok perempuan berada di tengah keterbatasan dan kesulitan tapi tetap mampu memberi kontribusi besar bagi lingkungan dan masyarakat banyak.

Mereka mungkin sangat banyak namun saya hanya akan menceritakan beberapa saja. Inilah sosok-sosok perempuan hebat tersebut.


Ny. Eroh dari Kampung Pasir Kadu Jawa Barat


Ny. Eroh lahir dari keluarga petani kecil. Ia tidak pernah mengenyam bangku sekolah dan dulunya orang hanya menganggap sebagai sosok yang biasa saja. Orang baru tercengang saat ia dengan tekadnya yang luar biasa berhasil membuat saluran air sepanjang 4500 meter. Saluran air yang berasal dari sumber air Cilitung ini melewati delapan buah bukit sebelum sampai ke desanya. Saluran ini dibuat dalam jangka waktu 2 tahun 5 bulan. Berkat kepeloporan Ny.Eroh tanah persawahan Pasir Kadu menjadi berkembang , tanah yang semula kering kini tampak subur.



Sumber: www.inawater.com


Perjuangan Sang Suster Apung


Namanya Rabiah, ia berprofesi sebagai tenaga medis. Dia dijuluki "Suster Apung" karena hampir setiap hari selama berjam-jam menerjang ombak hanya dengan perahu tradisional, dari pulau ke pulau. Separuh dari usianya yang 48 tahun telah dia dedikasikan untuk mengabdi pada penduduk di pulau-pulau di Laut Flores, Sulawesi Selatan.

Sumber : festivalfilmpendek.konfiden.or.id

Ny. Yuyu Yusanah dari Desa Cikarang, Majalengka Jawa Barat

Dikarenakan ketidakpuasannya akan hasil dari pola bertani menggunakan sawah tadah hujan, yang hanya dapat ditanami padi setahun sekali saja. Membuat Ny. Yuyu termotivasi untuk dapat merubah wajah desanya.

Ny. Yuyu berhasil membuat terowongan air sepanjang 213 meter menembus bukit batu cadas dengan menggunakan peralatan sederhana seperti pahat, palu dan cermin. Terowongan tersebut diselesaikan selama 2 tahun. Perubahan yang mencolok terjadi, sawah yang semula hanya beberapa hektar berubah menjadi puluhan hektar.

Wajah desa menjadi berubah total, hamparan sawah luas menghijau di musim tanam dan menguning di musim panen.

Sumber: www.inawater.com



"When you are content to be simply yourself and don't
compare or compete, everybody will respect you."

~Lao-Tzu~

Porto Folio

Porto Folio
Online Photo Editing adalah buku yang membahas teknik editing foto menggunakan layanan editing foto online. Ada 15 layanan olah foto gratis yang dibahas beserta dengan contohnya.