Mantan kuli tinta yang tinggal di dusun

Sunday, January 31, 2016


Tutorial sebelumnya saya menulis tentang tools dasar dari Sketchup. Saya harap Anda sudah mencoba membuka program Sketchup dan belajar menggunakan tools yang ada lewat bantuan instructor. Agar lebih memahami masing-masing tools dan seperti apa aplikasinya kali ini saya akan mengajak Anda membuat model meja sederhana. Saya akan memandu Anda langkah demi langkah. Di masing-masing langnkah Anda akan menjumpai aplikasi satu tool atau lebih.

Sebelum mengikuti tutorial pastinya komputer Anda harus sudah terinstall program Sketchup. Bagi yang belum silahkan mengunduh, program ini ada versi gratisnya. Kali ini saya menggunakan versi terbaru, 2015. Bagi Anda yang memiliki versi sebelumnya tak perlu kuatir dan tetap bisa mengikuti langkah demi langkah yang saya berikan.

Silahkan buka program Sketchup, jika Anda diminta memilih template, pilih "woodworking, milimeters" untuk mengikuti tutorial ini. Untuk menggambar model furniture saya biasa menggunakan template ini. Atau Anda bisa memilih template lain yang Anda sukai.

Setelah memilih template dan berada di area kerja utama, pastikan "Large Tool Set " aktif. Caranya pilih menu View ->Toolbars lalu tekan "Large Tool Set". Jika sudah ada tanda centang berarti sudah aktif. Tools ini biasanya muncul di sisi kiri Anda.





Langkah 1 - Menggambar Persegi Panjang
  • Untuk memulai memodelkan meja, pertama kita akan menggambar persegi empat. Anda bisa menggunakan tool line (L) atau Rectangle (R). Kita akan mencobanya satu satu.
  • Menggambar segi empat dengan tool line, ketik L atau klik tools line. Untuk mempermudah menggambar sebelum kita atur posisi obyek dilihat dari atas. Caranya masuk Camera -> Standard Views-> Top.
  • Selanjutnya Klik di A, lalu klik di B, lakukan hal yang sama di C dan D. Jika semua tertutup akan membentuk sebuah muka dan berwarna kebiruan.



Langkah Menggambar Rectangle

  • Gambar yang sudah Anda buat biarkan saja apa adanya. Selanjutnya kita akan membuat lagi segiempat menggunakan rectangle di samping segiempat pertama.
  • Untuk menggunakan tool rectangle ketik R. Klik sekali untuk mulai menggambar persegi panjang, tarik mouse Anda menjauh, lalu klik kedua kalinya untuk menyelesaikan bentuk persegi panjang.


Menggambar rectangle



Langkah 2 – Memeriksa Ukuran & Menghapus Obyek Tidak Terpakai

Tadi kita sudah menggambar 2 segiempat dengan ukuran bebas. Kali ini kita akan belajar menggunakan tool tape measurement untuk melihat apakah ukuran sudah sesuai atau belum. Tadi kita membuat 2 buah persegi panjang, karena hanya butuh satu saja maka kita akan menghapu segi empat di sebelah kanan.



  • Caranya pilih selection tool lalu klik satu titik di titik 1 lalu klik di titik 2. Untuk menghapus tekan delete atau menggunakan erase tool.
  • Selanjutnya pilih tape maesure tool.
  • Coba anda klik di A lalu klik lagi di B dan lihatlah di pojok kanan bawah.
  • Anda akan menjumpai dimensi yang tadi Anda ukur.
  • Segiempat diatas ukurannya belumlah sesuai.


  • Meja yang akan kita buat dimensinya 500x1000 mm dan tingginya 300 mm. Kita akan memperbaiki persegi panjang yang tadi kita buat menggunakan tool line.
  • Silahkan klik di A selanjutnya ketik 1000 dan diakhiri dengan enter.
  • Lanjutkan 500 dari B ke C, C ke D dan D ke A langkahnya sama.
  • Terakhir hapus bagian yang tidak terpakai menggunakan erase tool.





Langkah 3 - Navigasi

Setelah Anda membuat bentuk dasar, Anda pasti ingin untuk mengamati seluruh bagian model Anda untuk mendapatkan pandangan perspektif yang berbeda. Agar lebih jelas saya contohkan aplikasi pada sebuah model 3D yang sudah jadi.



Gunakan scroll tengah mouse untuk mengaktifkan Orbit dan Zoom. Anda dapat melakukan ini kapan saja saat pemodelan, bahkan jika Anda berada di tengah-tengah menggunakan tool yang lain. Anda tidak perlu beralih tools untuk menavigasi, cukup klik dan tahan tombol scroll tengah untuk mengorbit. Anda juga dapat menggunakan menggulirkan scroll kedepan dan belakang untuk memperbesar dan memperkecil.
Ini merupakan alat navigasi dasar Anda. Anda akan sering menggunakan alat ini khususnya saat menggambar model yang sangat detail, jadi tak ada salahnya terus mencoba dan berlatih.

Langkah 4 - Membuat Obyek 3D dengan Push / Pull Alat

  • Menggunakan Rectangle tool dan line kita sudah memiliki bentuk datar persegi panjang bermuka tunggal. Untuk membuatnya menjadi objek 3D, kita bisa bisa menggunakan alat push / pull untuk membuat persegi panjang memiliki ketebalan.
  • Oh ya sebelumnya kita perlu merubah kenampakan gambar caranya pilih menu Camera -> Standard Views -> Iso.
  • Setelah merubah tampak gambar silahkan klik Push / Pull atau ketik (P), lalu arahkan kursor di atas permukaan persegi panjang. Anda akan menjumpai titik-titik kecil berwarna biru pada permukaan persegi panjang, ini menunjukkan jika Anda klik push / pull, bidang tersebut akan diekstrusi.
  • Langsung saja klik kiri permukaan persegi dan tarik ke atas. Perhatikan angka di pojok kanan bawah kita akan memberi ketebalan meja 10 mm. Anda bisa mengetik 10 lalu tekan enter.




Langkah 5 - Membuat Grup

Segera setelah Anda membuat sebuah bentuk dasar dalam Sketchup, ada baiknya mengubahnya menjadi grup atau komponen. Langkah ini untuk memisahkan dengan obyek lain. Untuk sebuah model sederhana mungkin manfaatnya tak terasa namun untuk satu model rumit bakal terasa manfaatnya.


Untuk membuat grup, Anda perlu memilih dua atau lebih entitas (muka, atau tepi). Seleksi obyek yang sudah kita buat dengan menekan ctrl+A. Kemudian, klik kanan, dan pilih "Make Group".






Langkah 6 - Offset Membuat Apron

Setelah membuat grup, klik dua kali obyek tadi tujuannya untuk membuka grup dan mengeditnya. Jika Anda akan melihat kotak putus-putus di sekitarnya tandanya obyek tersebut aktif dan siap diedit. Bila grup sudah terbuka, apa pun yang Anda gambar akan berada dalam grup tersebut. Anda tidak akan dapat mempengaruhi segala sesuatu yang ada di luar grup kecuali Anda menutupnya dan memilih obyek lain di luar.





Catatan: Saat ini kita membuat meja dalam terbalik, dan akan kita balikkan begitu selesai.


Dengan grup sekarang terbuka untuk mengedit, mari kita beralih ke Tool Offset (F) dan menciptakan persegi panjang lain untuk apron. Bagi Anda yang tidak tahu apa itu apron, panel kayu yang menghubungkan permukaan dan kaki meja atau kursi. Ia biasanya ditempatkan di sudut bawah dari meja atau kursi kursi. Apron juga digunakan pada bagian bawah lemari. Apron bisa memberikan sentuhan dekoratif dan pada saat yang sama memberikan dukungan struktural dan kekuatan.


Alat Offset menciptakan bentuk dengan menyalin garis yang sudah ada. Untuk memulai Offset, arahkan di atas permukaan obyek. Anda akan melihat titik merah pada garis permukaan yang ingin Anda beri perintah offset.


Lalu, klik sekali untuk memulai offset dan tarik ke dalam ketik 30 lalu enter. Sorot lagi kali ini arahkan pada persegi panjang yang dihasilkan dari perintah offset pertama. Lakukan seperti langkah tadi klik lalu ketik 10 dan enter.


Langkah 7 – Gunakan Push / Pull Untuk memberi ketebalan Apron


Berikutnya, aktifkan Push / Pull Tool lagi dan tarik apron oleh 80 akhiri dengan enter.Setelah Anda selesai, tutup grup dengan mengklik di mana saja di luar grup dengan terlebih dahulu memilih selection Tool atau ketik (Spasi). Klik kanan dan akan muncul close group.



Menggunakan Tool Push/Pull


Langkah 8 - Membuat Komponen Kaki Meja

Karena semua kaki meja ini bentuknya sama, kita hanya akan membuat satu saja, dalam bentuk komponen. Nanti kita copy untuk kaki yang lain. Mungkin ada yang bertanya kenapa harus komponen? Kenapa tidak group saja? Dengan menggunakan komponen, perubahan yang dibuat untuk salah satu kaki otomatis akan diikuti komponen lain yang sama di seluruh model. Jadi misalnya kita ingin mengubah ketinggian kaki meja, kita hanya perlu mengedit satu, bukan empat.

  • Baik, kita mulai membuat kaki meja dengan menggambar persegi berukuran 3x3 menggunakan rectangle tool (R).
  • Pilih segiempat yang baru saja dibuat dengan Pilih Tool (Spasi) dengan tiga kali klik.
  • Klik kanan, dan pilih "Make Component."
  • Ketika muncul Jendela "Make Komponen", yang perlu Anda lakukan hanyalah memasukkan nama, pastikan mencentang "Replace Selection With The Component", dan klik "Make".
  • Selanjutnya klik komponen kaki meja lalu klik kanan dan pilih edit komponen.
  • Selanjutnya klik tool Push/Pull. Ekstrusi segiempat tersebut sejauh 300 mm.
  • Jika Sudah ketik esc untuk keluar dari komponen.






Langkah 9 - Copy Kaki Meja

Saat ini bahwa kita sudah membuat komponen kaki meja, selanjutnya yang harus kita lakukan adalah menyalinnya ke setiap sudut meja. Aktifkan Move Tool (M), dan klik sudut luar kaki untuk memulai langkah ini.


Tekan (CTRL), untuk memberitahu Sketchup yang ingin Anda lakukan adalah membuat salinan, bukan memindahkan komponen asli.
Lakukan hal yang sama untuk sudut lainnya.



Menggunakan Tool Move



Langkah 10 – Menyeleksi Menjadi Grup dan Memutar Obyek


Setiap kali Anda membuat sebuah model yang perlu Anda ingat bahwa dalam sebuah model ada banyak grup dan komponen. Ada kalanya model tersebut kita gunakan di kemudian hari bergabung dengan model lain. Supaya tidak berceceran ada baiknya Anda selalu menyatukan model menjadi satu grup. Anda juga bisa memutuskan apakah Anda ingin membuat grup atau komponen.

Jika Anda berencana untuk membuat beberapa salinan dari meja yang sama, Anda harus menggunakan komponen. Jika tidak, menjadikan grup adalah satu langkah yang sangat tepat.



Model meja 3D

  • Untuk menyatukan meja menjadi satu grup Anda perlu menyeleksi semua obyek dan komponen yang ada. Caranya ctrl+A namun ini tak bisa digunakan jika ada obyek yang tidak kita pilih.
  • Cara lain klik kiri tiap obyek dan tahan tombol kiri mouse sambil menyeret kotak pembatas di sekitar item yang ingin Anda pilih. Selanjutnya klik kanan dan jadikan grup.
  • Untuk membalik obyek meja cara paling cepat adalah klik kanan obyek meja lalu pilih flip along -> Groups Blue. Selamat model meja Anda sudah jadi.


Jika Anda ingin mendapatkan tutorial sketchup versi Pdf untuk pemula bisa langsung mengunduh gratis disini.

Dapatkan Tips Seputar Sketchup dari A sampai Z di Belajar Sketchup atau Tutorial SkecthUp.


Berbagi takkan pernah membuatmu merugi

Sketchup 2015
Dalam tutorial kali ini, saya akan memperkenalkan sketchup, sebuah software pemodelan 3d yang canggih. Perangkat lunak ini dapat dipakai untuk menggambarkan situasi spasial yang kompleks, membangun dan mengeksplorasi prototipe digital, menjelaskan konsep-konsep matematika, pengukuran, dan banyak lagi. Memahami dasar dari program ini adalah langkah pertama untuk menguasai SketchUp.

Sebelum memulai menggambar model yang rumit saya akan mengenalkan kepada Anda tools dasar, serta fasilitas built in yang akan membantu Anda memahami mengenal setiap tool yang ada. Bagi Anda yang belum familiar dengan program ini sebenarnya memiliki tool dasar yang hampir sama dengan yang ada di program grafis lain diantaranya :
Select Tool : tool ini fungsinya sama dengan yang ada di program grafis lain, yaitu menyeleksi suatu obyek.

Line Tool : Anda bisa menggunakan tool ini untuk membuat garis. Dalam proses pembuatan sebuah

model 3 D Anda akan banyak menggunakan tool ini.

Copy tool : Sesuai dengan namanya tool ini digunakan untuk menggandakan suatu obyek.

Push/Pull : Tool ini untuk memberi ketebalan atau kedalaman pada sebuah obyek.

Rectangle Tool : Tool ini bisa Anda gunakan untuk membuat persegi empat.


Memahami Tools Lebih Mudah dengan Mengaktifkan Instructor

Sebenarnya Ada cara yang lebih mudah dalam memahami tools yang ada di Sketchup. Bagi Anda yang baru pertamakali menggunakan Sketchup, untuk lebih memahami fungsi tool dan aplikasinya program ini memiliki panduan instruksi built in. Cara mengaktifkannya gampang, Anda tinggal masuk ke menu Window lalu pilih Instructor. Sebuah jendela kecil akan muncul,menampilkan informasi penting tentang tool yang Anda pilih. Ia juga memberitahu Anda tentang tindakan alternatif Anda dapat pilih dengan menekan ctrl atau shift.
Instructor Sketchup


Untuk lebih jelasnya silahkan buka program Sketchup Anda. Saya akan mengajak Anda belajar menggunakan Sketchup 2015. Selanjutnya pilih salah satu tool, sebagai contoh saya memilih line lalu klik menu window dan instructor. Anda akan melihat animasi penggunaan tool line langkah demi langkah penggunaan serta aplikasi tahap lanjut. Silahkan lakukan hal yang sama untuk tool yang lain.

Jangan takut untuk mencoba mempelajari model yang relatif sulit.

Setelah mempelajari masing-masing fungsi tool melalui instructor Anda bisa mencoba seperti animasi yang Anda lihat. Agar makin faham tak ada salahnya Anda mencari tutorial bagaimana memodelkan sesuatu yang spesifik menggunakan Sketchup. Jangan takut untuk mencoba mempelajari model yang relatif sulit. Justru dengan cara ini Anda akan menikmati tantangan, dan akan mendapatkan tips unik yang hanya dapat ditemukan dengan memodelkan sesuatu yang berbeda.

Dapatkan Tips Seputar Sketchup dari A sampai Z di Belajar Sketchup atau Tutorial SkecthUp.


Berbagi takkan pernah membuatmu merugi

Thursday, January 28, 2016

Tool yang akan kita bahas dalam tutorial sketchup kali ini adalah Follow Me. Ini adalah salah satu tool di SketchUp. Sekilas tool ini mirip dengan tool Push / Pull, bedanya FM tak hanya bekerja dalam satu arah. Seperti dengan arti kata “Follow Me” dalam bahasa Indonesia yaitu ikuti saya, tool ini mengalirkan satu permukaan (melakukan ekstrusi) sepanjang jalan yang ditentukan. Berikut ini tips membuat model SketchUp sederhana menggunakan Follow me.



Contoh Penggunaan Tool Follow Me 

Saat menggunakan tool Follow Me di sketchup, masih banyak orang yang menempuh cara salah. Perlu Anda ketahui memang  ada dua cara penggunaan tool Follow Me untuk melakukan ekstrusi kompleks, namun cara satu bekerja jauh lebih baik daripada lainnya.

Follow Me: Cara Susah
Dalam kebanyakan kasus, cara yang salah untuk menggunakan Follow Me di sketchup adalah mengaktifkan tool  ini, klik satu permukaan, dan berusaha menyeretnya sepanjang jalur. Untuk bentuk yang rumit cara ini sangat menyusahkan.

Follow Me: Jalan Pintas
Jika Anda tak ingin susah dan membuang-buang waktu ikuti cara berikut ini dalam menggunakan tool Follow Me:
menggunakan tool follow me


Siapkan bidang permukaan yang akan Anda ekstrusi dan garis acuannya.

Pilih (dengan Select Tool) tepi yang membentuk jalur ekstrusi yang ingin Anda gunakan.

Aktifkan Follow Me caranya, klik ikon atau pilih menu Tool> Follow Me. Ketika Anda Follow Me aktif, jalur yang Anda pilih pada Langkah 2 akan muncul untuk membatalkan pilihan. Tapi tak usah khawatir, biarkan saja.

Klik (Follow Me Tool) permukaan yang ingin Anda ekstrude.

Sim Salabim! Semuanya terjadi dalam sekejap.


Berbagi takkan pernah membuatmu merugi

Monday, January 25, 2016

Eugene Dubois
Eugene Dubois, sang pemburu Missing Link, seorang ahli Paleontology asal Belanda. Salah satu temuannya yang fenomenal adalah fosil tengkorak yang kelak dikenal dengan "Homo Wajakensis". Dubois menemukan fosil ini di daerah Wajak, sebuah tempat yang berlokasi di Tulungagung bagian Selatan.

Sekitar tahun 2010 sekelompok peneliti yang tergabung dalam Kelompok Kajian Sejarah dan Sosial Budaya (KS2B) Tulungagung menemukan jejak manusia purba. Melalui sebuah penelusuran di Dusun Mbolu, Desa Ngepo, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung mereka menemukan sampah dapur atau Kjokken Moddinger.

Dalam penelitian ini, setidaknya ada 41 fosil yang diduga tulang, 24 fosil terumbu karang dan 92 fosil gastropoda terdiri dari siput, cangkang kerang, keong dan tiram. Usia benda-benda prasejarah tersebut menurut penuturan ketua KS2B Triyono dikutip dari situs okezone.com antara 20.000 hingga 40.000 tahun. 

Upaya penelusuran jejak manusia purba di Selatan Tulungagung tersebut mengingatkan lagi pada kegiatan serupa lebih dari seabad lalu yang dilakukan Eugene Dubois. Ia bahkan pernah menghabiskan 5 tahun tinggal di kota yang dulu masih merupakan wilayah karesidenan Kediri dalam upayanya mencari mata rantai yang hilang (Missing link ) antara manusia kera dengan manusia modern saat ini berdasar teori Darwin yang diyakininya.

Perburuan “Missing Link” 

Eugene Dubois memang terlahir di saat yang tepat terkait dengan pilihan hidup yang dijalaninya. Terlahir di tahun 1858, delapan belas bulan setelah penemuan fosil Neanderthal dan setahun sebelum terbitnya the origin of Species karya Charles Darwin. Dubois pun tumbuh menjadi pengikut teori Darwin dan memiliki obsesi menemukan missink link dari teori evolusi Darwin. Mencari spesies penghubung evolusi dari kera hingga menjadi manusia. 

Perburuan Dubois dimulai tahun 1887. Dubois berhenti dari Universitas tempat dia bekerja bergabung di kesatuan militer sebagai dokter. Banyak yang menganggap gila keputusannya. Ternyata ini bukanlah tanpa alasan dengan bergabung menjadi anggota militer ia masuk ke wilayah Hindia Belanda dengan biaya minim. Hindia Belanda oleh ilmuwan waktu itu dianggap sebagai lokasi tepat berburu fosil manusia. Dubois dengan istri dan anak-anaknya menuju Hindia Belanda. 

Sumatera menjadi tempat perburuan pertama Dubois. Namun ternyata ia tidak menemukan apa yang ia cari. Dua tahun kemudian ia mengalihkan penelusurannya ke Jawa. Berawal dari pesan sahabatnya seorang Insinyur tambang bernama Von Rietschoten. 

Rietschoten setahun sebelumnya, 24 Oktober 1888 menemukan bagian dari tengkorak manusia yang membatu. Karena menganggapnya unik ia mengirim fosil tersebut kepada CP Sluiter yang merupakan kurator dari Koninklijke Natuurkundige Vereeniging (Perkumpulan Ahli Ilmu Alam). 

Dalam buku The Man Who Found the Missing Link karya Pat Sifman, seorang paleontologist asal Amerika Serikat, menulis kisah perjalanan Dubois. (Sifman pernah berkunjung ke daerah-daerah dimana Dubois tinggal di kabupaten Tulungagung. Dari buku tersebut diceritakan setelah mendapatkan fosil tersebut dari Sluiter, Dubois memutuskan tinggal di Tulungagung untuk melakukan penelusuran lebih lanjut. Dubois menyewa sebuah rumah di Penampihan lereng Gunung Wilis. Lokasi yang sekarang ini masuk wilayah Kecamatan Sendang. 

Dubois melakukan penyisiran dan pencarian di lokasi fosil ditemukan. Ia mendapatkan berbagai temuan berupa sisa fosil berbagai jenis reptil dan mamalia. Ia juga menemukan fosil tengkorak manusia namun kondisinya tidak seutuh temuan Rietschoten. Fosil yang dia sebut sebagai Homo Wajakensis.

Dubois belum puas dengan temuan itu. Ia melanjutkan ekspedisinya. Dia berpindah ke berbagai tempat di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Akhirnya dia memusatkan risetnya di lembah Bengawan Solo dekat Trinil. Di lokasi ini ia mendapat begitu banyak temuan fosil. Dubois menemukan fosil Pithecanthropus Erectus terdiri dari tempurung tengkorak, tulang paha atas dan tiga giginya saja. 

Tahun 1895 Dubois balik ke Eropa. Perjalanan jauhnya dari Belanda ke Jawa membuahkan hasil meskipun ia berkorban cukup banyak untuk itu. Dia kehilangan seorang anaknya dan beberapa kali maut hampir merenggut nyawanya mulai dari terserang malaria, diserang harimau hingga terkena reruntuhan dinding goa.

Sesampainya di Eropa ia mencoba mempublikasikan temuannya dari satu Universitas ke Universitas lain. Ada yang menerima namun banyak yang menyangsikan. Alasan yang mereka berikan diantaranya tulang dan tengkorak yang ditemukan Dubois bisa saja bukan dari bagian yang sama jadi kurang belum bisa memberikan gambaran yang kuat. 

Dubois tak kehilangan akal. Dalam usahanya memberi gambaran bentuk manusia jawa temuannya ia menemukan teori baru. Dia menyimpulkan ada hubungan antara ukuran otak dan tubuh dari beberapa binatang bisa diprediksikan. Penemuan yang sempat menarik perhatian kalangan ilmuwan hingga beberapa dekade setelah kematiannya. Dubois menjadi sosok penting dalam ilmu Biologi dan Paleontologi.

Misteri Homo Wajakensis 

Lalu bagaimana dengan temuan tengkorak manusia Wadjak yang justru ditemukan sebelum Pithecantropus Erectus? Ceritanya seolah lenyap hingga Tahun 1914 Dubois meniliti kembali. Apalagi setelah Pithecanthropus Erectus temuannya diterima sebagai sebuah transisi, meskipun banyak juga yang menentang. 

Bertahun-tahun kemudian cerita tentang penelusuran manusia purba di Tulungagung bagian selatan tak pernah terdengar. Cerita yang ada hanya sebatas pelajaran sejarah yang didengar siswa sekolah. Begitupula lokasi-lokasi pasti Dubois pernah melakukan penelusuran. Tidak ada penanda yang jelas berbeda dengan bekas temuannya di daerah Trinil tempat ditemukannya Pithecantropus Erectus. Disana ada sebuah prasasti tertulis "P.e.—175 M.ONO—1891/93". Kurang lebih itu adalah informasi mengenai tahun penelitian dan titik penemuan dari prasasti. 

Ian.T.Taylor, seorang peneliti dan penulis yang tinggal di Toronto, dalam bukunya In the Minds of Men : Darwin and the New World Order, mengatakan sebenarnya Dubois tak pernah memberi laporan yang jelas mengenai penemuannya di Wajak. Bahkan sebagian besar tetap tersembunyi di rumahnya. Satu alasan manusia Wajak ditemukan pada lapisan yang sama dengan Pitecantropus namun sudah berbentuk menyerupai manusia. Jika ini tersebar ada satu ketakutan hal itu bisa merusak klaim dubois bahwa Pitecantropus sebagai missink link dari teori Darwin. Dengan kata lain, karena jelas bahwa manusia sejati adalah yang hidup pada saat yang sama menurut catatan geologi, maka manusia Jawa tidak bisa telah bentuk awal transisi antara kera dan manusia. Mungkin itulah Dubois bahkan tak rela jejaknya terendus. Lokasi yang sebenarnya keberadaan secara pasti samar-samar.
Fosil Manusia Wajak

Setelah lama tak terdengar kini wilayah tersebut mencuat kembali dengan penemuan berbagai macam jenis fosil. Perlu waktu satu abad untuk menunggu penemuan berikutnya. Jika benar dari zaman 20.000-40.000 menguatkan dugaan adanya sekelompok manusia purba yang berusia lebih tua dari Homo Wajakensis yang hidup 15.000 tahun sebelum Masehi.

Apapun hasil penelusuran lebih lanjut menarik untuk diikuti. Jika saja dulu Von Rietschoten tak berinisiatif menyerahkan fosil temuannya dan Dubois tak meneliti belum tentu daerah ini tercatat dalam sejarah ilmu Paleontologi. Dubois apapun kontroversi yang pernah ada tetap menarik untuk dikaji segala temuannya. Tentunya di negeri asalnya sudah muncul Eugene Dobois baru yang siap misteri lain yang belum terungkap terkait sejarah peradaban manusia. 

Fathoni Arief

Referensi :
  1.  Biographies: Eugene Dubois (http://www.talkorigins.org/faqs/homs/edubois.html, 04/30/2003),
  2. Was Java Man a gibbon?  (http://www.talkorigins.org/faqs/homs/gibbon.html, 04/30/2003),
  3.  Creationist Arguments: Java Man (http://www.talkorigins.org/faqs/homs/a_java.html),
  4.  In the Minds of Men : Darwin and the New World Order by Ian T. Taylor, (http://www.creationism.org/books/TaylorInMindsMen/TaylorIMMh08.htm)
  5.   http://www.strangescience.net/dubois.htm
  6. http://www.economiexpert.com/a/Eugene:Dubois.htm
  7. Chasing Dubois's Ghost by Pat Shipman (http://www.americanscientist.org/issues/num2/chasing-duboiss-ghost/1)
  8.  Ratusan Fosil Purba Ditemukan Di Tulungagung (http://news.okezone.com/read/2010/02/26/337/307298/ratusan-fosil-purba-ditemukan-ditulungagung),
  9. The Man Who Found Missink Link by Pat Shipman
  10. Manusia Jawa (id.wikipedia.org/wiki/Manusia_Jawa)
Sumber Foto :
Foto 1 : http://en.wikipedia.org/wiki/Eugene_Dubois
Foto 2 : http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Pithecanthropus_erectus-PeterMaas_Naturalis.jpg
Foto 3 : http://arkeologijawa.com/images/Image/Artikel%20Lepas/Trinil1.jpg

perangkat lunak Wefi

Bagi Anda yang sering berselancar di dunia maya menggunakan jaringan Wifi, tak ada salahnya mencoba menggunakan WeFi. Ini adalah piranti lunak yang membantu Anda menemukan Wi-Fi hot spot yang aktif..

Cara menggunakan Wefi cukup simple. Silahkan Anda mengunduh lalu install. Jika proses instalasi sudah selesai software ini secara otomatis akan mencari tahu hot spot di dekatnya, dan menunjukkan kepada Anda informasi detilnya, termasuk apakah itu dienkripsi atau jaringan terbuka, kekuatan sinyal. Setelah Anda melihat hot spot yang ingin Anda koneksikan ke perangkat Anda langsung saja klik dua kali dan Anda akan terhubung.

Selain sinyal Wi-fi di dekat Anda, Wefi juga mampu menemukan hot spot di lokasi lain. Caranya Klik tab Wi-Fi Maps, selanjutnya masukkan alamat jalan, dan program akan menampilkan daftar hot spot di peta. WeFi mendapat informasi ini dari pengguna WeFi yang telah menggunakan program dan kemudian memiliki informasi tentang hot spot yang mereka temukan lalu dikirim ke WeFi.

Hingga sekarang ini sudah beredar versi 4. Versi terbaru ini secara signifikan berbeda dari versi sebelumnya dari perangkat lunak. Pada versi sebelumnya, Anda dapat melihat pengguna WeFi terdekat, mendapatkan informasi tentang mereka, dan berkomunikasi dengan mereka. Dalam versi baru ini Anda dapat menghubungkan WeFi ke profil Facebook Anda.

Program ini juga dapat mengatur bagaimana Anda terhubung ke hot spot, misalnya, Anda dapat secara otomatis menghubungkan hanya untuk hot spot favorit Anda, atau hanya untuk hot spot yang telah ditemukan oleh anggota WeFi.

Secara umum meskipun cukup sederhana WeFi merupakan program yang cukup berguna. Windows sudah memiliki kemampuan untuk menemukan Wi-Fi hot spot, dan WeFi hanya menambah beberapa fitur baru, seperti koneksi hanya ke hot spot tertentu secara otomatis.

Bagi Anda yang ingin mencoba dan tahu lebih jauh program Wefi Bisa langsung ke situs Resmi Wefi.


Berbagi takkan pernah membuatmu merugi

Porto Folio

Porto Folio
Online Photo Editing adalah buku yang membahas teknik editing foto menggunakan layanan editing foto online. Ada 15 layanan olah foto gratis yang dibahas beserta dengan contohnya.