Mantan kuli tinta yang tinggal di dusun

Thursday, January 31, 2013

Pepatah "Rumahku Istanaku" atau "Rumahku Surgaku" kiranya perlu kita pegang benar saat akan memutuskan membeli atawa membangun rumah. Seperti kata pepatah di atas kita hendaknya menimbang dari berbagai sisi sebelum menentukan pilihan. Pilihlah rumah yang "sesuai" baik sesuai dengan kebutuhan maupun dana yang tersedia.

Ketika Anda sudah tahu rumah seperti apa yang ingin Anda miliki ada beberapa pertimbangan yang tak boleh dilupakan. Faktor paling utama tentu saja lingkungan. Suka tidak suka kondisi suatu lingkungan bakal berpengaruh terhadap banyak hal mulai dari kesehatan jiwa, spiritual, kesehatan, perkembangan anak-anak dan sebagainya. Kedua adalah kedekatan dengan tempat Anda bekerja. Pilih hunian yang dekat tapi jika situasi tak memungkinkan setidaknya pilih yang berdekatan dengan akses kendaraan umum. 

Thursday, January 17, 2013

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik

Mempercantik tampilan sebuah ruangan bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan memasang lantai keramik.

Ada berbagai macam merk dengan motif beragam yang bisa dipilih. Namun, banyaknya alternatif terkadang bisa menjadi masalah tersendiri jika Anda kurang cermat saat menghitung berapa jumlah keramik yang Anda butuhkan. Kenapa hal ini bisa menjadi masalah? Lebih jelasnya silahkan menyimak cerita saya berikut ini.

Suatu hari Bapak A ingin memasang keramik untuk rumah yang baru direnovasi. Ia berkonsultasi dengan tukang, ia bertanya bagaimana cara menghitung kebutuhan keramik. Sang tukang mencorat-coret hingga mendapatkan angka berapa meter luas ruangan. Berbekal luas ruangan tersebut ia berbelanja di sebuah toko bahan bangunan ternama di kotanya. Setelah melihat model yang ada iapun memilih keramik bermerk X. Karena merasa cocok terjadilah hitung menghitung berapa dus keramik yang ia harus beli. Seorang sales counter pun menghitung dengan kalkulator dan ia menyebut jumlah. Entah kenapa bapak A ia-ia saja dan tak menghitung sendiri untuk mengecek ketepatan perhitungan sang sales.

Setelah proses pembayaran terjadi keramik diantar sampai tujuan dan pak tukang mulai memasangnya. Setelah hari kesekian ternyata ada satu masalah. Ternyata keramik yang dibeli bapak A kurang. Kekurangannya masih cukup banyak, hingga 16 dus. Karena waktu itu pak A tidak ada akhirnya ia menyuruh orang mencari kekurangan keramik tersebut dan apa yang terjadi rupanya stok keramik sudah habis, terpaksa berganti ke toko lain dan kesimpulannya sama stok habis.

Karena sudah terlanjur dipasang, sebagai solusi pekerjaan hanya sampai habisnya keramik yang ada. Pak A harus menunggu hingga sebulan sebelum keramik yang sama datang stok baru.

Dari cerita di atas setidaknya ada beberapa kesimpulan hal yang harus kita perhatikan saat memilih dan menentukan jumlah keramik.

1. Pastikan menghitung jumlah keramik dengan tepat hingga ke koma jika perlu. Sebagai pendekatan kasar misalnya ada ruangan seluas 6 meter persegi jika menggunakan keramik ukuran 40x40 kebutuhan keramik bukannya 6 dus namun tentukan 61 dus.

2. Memilih keramik yang unik, beda memang oke namun perhatikan juga permasalahan jika ternyata terjadi kekurangan padahal stok tersebut hanya ada di toko A dan sudah habis. Masih untung jika stok tersebut masih diproduksi jika tidak wah alamat keramik lantai Anda berwarna pelangi. Tapi pelanginya warnanya luntur hehehe.

3. Jika Anda memilih keramik dengan motif gambar tertentu harus diperhatikan kebutuhan cadangan keramik akan lebih besar. Tntu saja jika Anda ingin pemsangan yang pas dan sesuai.

4. Jika Anda punya waktu luang tak ada salahnya menggambar denah pemasangan keramik  dengan ukuran sebenarnya untuk mendapatkan angka yang lebih tepat sebelum membeli keramik. Anda bisa memanfaatkan program komputer atau manual.

Jadi pastikan Anda mencermati kebutuhan dan menghitung kebutuhan keramik dengan tepat agar sesmua sesuai dengan rencana Anda.


Berbagi takkan pernah membuatmu merugi

Monday, January 14, 2013

Desain rumah saya
Pernahkah Anda menjumpai tiba-tiba saja daun jendela atau pintu susah dibuka, padahal sebelumnya baik-baik saja. Kondisi seperti ini biasanya terjadi saat musim hujan tiba, penyebabnya kayu mengalami pengembangan. Kenapa hal ini bisa terjadi? Lalu seperti apa solusinya.

Kembang susut pada daun pintu dan jendela sebenarnya bisa dihindari atau setidaknya diminimalisir jika memilih kayu yang tepat dengan kondisi yang tepat sebagai bahan baku. Tak semua jenis kayu cocok digunakan sebagai daun pintu. Beberapa jenis kayu yang sering digunakan diantaranya kayu Jati, Merbau, Bangkirai, Meranti, Nangka. Setelah memilih kayu yang tepat hal yang penting adalah pastikan Anda menggunakan kayu yang sudah benar-benar kering. 

Porto Folio

Porto Folio
Online Photo Editing adalah buku yang membahas teknik editing foto menggunakan layanan editing foto online. Ada 15 layanan olah foto gratis yang dibahas beserta dengan contohnya.