Mantan kuli tinta yang tinggal di dusun

Monday, February 29, 2016

Ipuh Salah Satu Kabupaten di Bengkulu


IPUH, satu kecamatan di Bengkulu Utara, siang itu begitu terik. Selepas berjalan lebih dari 100 km kendaraan yang kami tumpangi berhenti di sebuah pom bensin. Sekedar istirahat, bersih-bersih dan menjalankan ibadah Sholat dhuhur.

Selepas Sholat saya dan seorang bergabung dengan dua rekan lain yang tengah duduk-duduk di teras yang cukup teduh. Seorang penjual es campur ternyata ikut nimbrung sambil menyajikan pesanan es dalam gelas plastik. Penjual es campur, dengan sepeda motor bebek dan dagangan yang diletakkan di tempat di kiri kanan dengan dudukan khusus dari kayu. Bapak penjual itu kuperkirakan usianya baru 40an awal. Tingginya sekitar 165 dengan kulit coklat sawo matang dan kumis di wajahnya.

Kerna cuaca yang memang cucup terik, melihat segelas es campur dingin sayapun tergoda turut memesannya. Ya si bapak meracik lagi 2 gelas es campur.

Tak lama es campur sudah siap saji. Memang segar rasanya. Apalagi es campur itu tanpa pemanis buatan. " Asli mas, tanpa pemanis buatan saya jamin, kecuali mungkin rotinya saya tak tahu," begitu kata si bapak.

Sambil menikmati es si bapak cerita. Tentang asal muasalnya dan hal ikhwal keberadaanya di Bengkulu Utara ini. Bapak penjual es, Sebut saja namanya pak Joko ternyata orang asli Karanganyar, Jawa Tengah. Cerita selanjutnya yang membuatku terperangah dan berdecak kagum.

6 bulan yang lalu, pak Joko datang ke bengkulu. Bayangkan naik motor lengkap dengan perkakas yang menempel di motor tempat menaruh dagangan es campurnya. Katanya Karanganyar hingga Bengkulu Utara dia tempuh dalam tempo 4 hari 4 malam. Satu tekad merantau, jualan es Campur untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Bengkulu Utara bukanlah tempat pertama kali ia merantau. Ia juga berkisah tentang kegagalannya sebagai TKI di Brunai dan saat menjadi penjual pecel lele di Pontianak. Konon saat di Pontianak inilah ia terkena guna-guna oleh rekan seprofesinya hingga ia memutuskan kembali ke Jawa.

Sebelum memutuskan ke Bengkulu ia sempat terfikirkan untuk mengadu nasib di Jogja. Namun setelah survey lokasi dan dari cerita kenalan-kenalan ia memutuskan merantau ke Bengkulu.

Meski masih tertatih-tatih kini pundi-pundi pak Joko mulai mengalir. Dari hasil jualan es cukup lumayan. Bahkan dalam waktu dekat ia merencanakan membuka warung nasi. Ada berbagai jenis sambal andalan yang akan dia sajikan.

Sambil menikmati es campur, sambil terkagum-kagum sekaligus malu melihat kegigihan pak Joko. Kisah inspiratif  si bapak usai rupanya sudah usai, es campur sudah cukup menghilangkan dahaga dan kamipun pamit melanjutkan perjalanan menuju kabupaten Muko-muko...

selalu ada kisah, pelajaran di perjalanan..

Bengkulu Utara, 21 Agustus 2009

Waktu kecil saya membayangkan betapa hebatnya jika saya bisa menjadi superhero macam Spiderman, Superman, Batman dan lainnya. Bayangan masa kecil saya dengan menjadi sosok-sosok itu saya bisa berbuat banyak, membantu sesama hingga membasmi kejahatan. Lalu saya bertanya dalam hati, apakah mungkin saya menjadi Superman?

Apakah bisa menjadi Superman? Berkaitan dengan pertanyaan tersebut kemarin saya sempat menonton sebuah film berjudul A Man Who Was A Superman. Film yang sebenarnya sudah agak lama. Sudah diputar beberapa tahun lalu.

Film ini mengisahkan tentang seorang produser wanita Song Soo-jung. Ia sering terlibat dalam pembuatan film yang mengisahkan tentang kisah hidup manusia. Ia punya ambisi untuk menjadi Oprah Winfreynya Korea.

Suatu saat setelah sebulan tak mendapat gaji dia meninggalkan kantor dengan membawa kamera video kantor. Dia ingin membuat sebuah cerita yang menarik untuk ditayangkan. Saat dia sedang duduk-duduk di sebuah stasiun ada penjambret yang mengambil tasnya. Iapun mengejar penjambret itu hingga satu kejadian yang hampir merenggut nyawanya namun ia diselamatkan oleh seorang yang aneh. Orang aneh itupun membantu dia mengejar penjambret yang mengambil tasnya.

Orang aneh, mungkin tepat menyebut sosok lelaki yang menolongnya. Ia menyebut dirinya Superman. Dulu ia tinggal di kutub. Katanya ia adalah manusia terlahir dari planet Kripton. Ia mengatakan kekuatanya hilang karena ada batu dari kripton yang ditaruh di kepalanya. Jika batu itu hilang ia akan bisa terbang lagi dan mendapatkan kekuatan supernya.




Merasa mendapatkan ide akhirnya si produser tersebut mengambil tiap aktivitas yang dilakukan yang menyatakan dirinya sebagai superman tersebut. memang ia memiliki cukup kekuatan dan melakukan berbagai aksi-aksi membantu tak hanya manusia tapi juga binatang.Orang yang selalu tersenyum dan bahagia dengan apa yang dilakukannya.

Lama kelamaan si produser merasa ada yang janggal dengan lelaki tersebut. Hingga dia menemukan sebuah dokumen yang akhirnya dia mengetahui si lelaki menderita gangguan jiwa.

Akhirnya dikisahkanlah kenapa lelaki itu begitu terobsesi hingga merasa dirinya superman. Ada dua peristiwa tragis yang ia alami. Pertama kematian ayahnya saat ia masih kecil. Kedua anak dan istrinya lewat suatu kecelakaan. Ia tak kuasa untuk menolong anaknya dan orang-orang hanya menonton tak ada yang membantu. Lalu ia kembali disadarkan bahwa dirinya bukan Superman.

Hingga ada satu peristiwa kecelakaan dan kebakaran. Ada seorang yang kejepit dan beberapa orang yang terjebak dalam sebuah gedung. Si lelaku itupun berkata pada si Produser mungkin ini adalah misi terakhir kita sambil memberikan sebuah dompet. Si produser sebenarnya sempat mecegah namun ia tetap bersikeras. Akhirnya beberapa nyawapun terselamatkan hingga seorang gadis kecil yang terjebak di lantai atas.

Ia pun lari dan mencoba masuk dalam gedung yang terbakar tersebut. Ada satu kenangan yang ia ingat bahwa seorang dipanggil superman jika ia mampu menahan nafas hingga hitungan 100. Akhirnya ia menemukan si gadis kecil.

Api makin membesar dan ia kesulitas untuk keluar. Dalam bayangannya akan superman ia pun melompat seperti layaknya Superman. Tragis, si anak selamat namun si "Superman" terbang selama-lamanya. ia hari itu benar-benar menjadi superman. Si Produser merasa sedih dengan kejadian tersebut. Ia membuka dompet yang diberikan ternyata isinya kartu donor tubuh. Si "Superman" mendonorkan anggota tubuhnya. Yah benar-benar jadi "Superman". ia tewas dengan satu senyuman. Benar-benar tersenyum karena ia telah menjadi superman.

Ada banyak hal menarik yang saya dapatkan dari film ini. Semua orang bisa menjadi superman. Seperti tokoh dalam cerita tadi. Berbuat banyak demi orang lain...


"strength doesnt open big iron doors but a small key,
We All have the key inside us,
To Open The door to A new Future"..(A Man Who Was A Superman)

Saya mulai malam ini akan berusaha menjadi "superman" meski tak punya kekuatan seperti Superman....Semua orang bisa...

Jakarta, 21 Februari 2009


Sunday, February 28, 2016

Pernahkah anda memperhatikan perilaku manusia ketika berada di traffic light atau lampu sinyal. Ternyata saya menemukan satu hal yang menarik dan mungkin saja bisa mencerminkan sifat dari manusia tersebut. Coba saja kapan-kapan ketika tengah berkendara, khususnya di jalan yang relatif sepi anda perhatikan betul. Anda akan menemukan hal 3 tipe manusia seperti di bawah ini.

Tipe manusia pertama adalah mereka yang begitu saja melanggar lampu sinyal. Ketika lampu lalu-lintas sudah berwarna merah mereka seperti tak peduli dan tanpa rasa takut melanggarnya.

Tipe manusia yang kedua adalah mereka yang masih mengambang antara melanggar dan tidak. Perilaku mereka bila melihat tak ada orang lain melanggar merekapun berhenti. Namun ketika ada satu saja rekan yang melanggar mereka seperti ikut-ikutan.

Terakhir adalah mereka yang sadar sepenuhnya dan tak pernah berfikir untuk melanggar. Dalam kondisi sepi atau tidak, ada petugas polisi atau tidak mereka selalu mematuhi aturan yang berlaku. Lalu apakah hal itu juga mencerminkan perilaku manusia sehari-hari? Jika itu adalah tindakan yang dilakukan berulang-ulang sehingga sudah menjadi kebiasaan jawabanya tentu saja dengan mantap saya katakan iya.

Fathoni Arief

Berbagi takkan pernah membuatmu merugi

Waktu baru menjelang pukul 04.30 pagi, Lestari, nenek berusia 77 tahun, sudah bangkit dari tempat tidurnya. Setelah sekedar rapikan diri ia pun melangkah keluar menuju jalan kecil di depan rumah dia tinggal di daerah Salemba.

Di sepanjang jalan kampung, Lestari berjalan santai menyusuri beberapa kali bolak balik. Selepas jalan santai ia kembali ke tempatnya tinggal dan sekedar melakukan olahraga ringan. Setelah cukup mengeluarkan keringat iapun berhenti menuju dapur. Ia menuang air putih di sebuah gelas besar warna putih bening. Dan perlahan menikmati kesegarannya setelah lelah berolahraga.

Saat matahari sudah mulai meninggi, setelah hilang rasa lelah dan capek ia berjalan menuju sebuah pasar yang terletak tak jauh dari tempatnya tinggal. Pasar itu letaknya di Jalan Kramat 4, tak samapi satu kilometer dari tempatnya tinggal. Sehari-hari memang sudah menjadi tugas Lestari untuk belanja, dan menyiapkan makanan buat dirinya sendiri dan 14 orang lain seusianya yang tinggal di rumah tersebut. Sementara rekan-rekan yang lain juga memiliki tugas masing, ada yang mencuci pakaian, bersih-bersih rumah dan sebagainya.

Rumah Tinggal Korban 65

Nenek Lestari merupakan penghuni Panti Jompo Waluyo Sejati Abadi. Di panti inilah Lestari dengan rekan-rekan korban peristiwa 1965 habiskan sisa masa tuanya. Sebuah panti menempati sebuah rumah kecil berlantai dua di Jalan Kramat V, No. 1C, Salemba, Jakarta. Rumah dua lantai berukuran 10 kali 10 meter persegi itu baru dibangun kira-kira lima tahun yang lalu. Menurut Lestari adanya rumah di Jalan Kramat raya tersebut tak lepas dari peran rekannya Sulami, yang beberapa tahun lalu telah meninggal dan pertemuan dengan Taufik Kiemas.

Tahun 2003 dalam sebuah acara yang digelar oleh Presiden Megawati kebetulan Gerwani diundang, termasuk para eks tapol yang jumlahnya banyak sekali. ”Jadi pada tahun 2003 para korban 65 diundang oleh pak Taufik Kiemas.

Lestari mengingat pada saat acara ramah tamah ada Taufik Kiemas yang duduk berdekatan bahkan satu meja dengan ibu-ibu Gerwani. ” Pak Taufik bicara dengan bu Lami hanya dalam bentuk pertanyaan. ” Bu Lami apa ya yang dibutuhkan?” Lestari meniru Taufik. Waktu itu Lami hanya menjawab beberapa kalimat. ” Kalau bisa kantor DPP Gerwani di Jalan Matraman nomor 51 saya minta kembali,” kata Lami seperti ditirukan Lestari. Menurutnya Sulami itu dulunya sekretaris DPP Gerwani bahkan pernah juga menjadi wakil Gerwani di Gerakan Wanita Demokratis Sedunia (GWDS) di Jerman

Kenang Lestari waktu itu Sulami berterus terang pada Taufik Kiemas ingin sekali mewujudkan sebuah panti Jompo bagi para korban peristiwa tahun 1965. Dalam bayangan Sulami kalau bekas kantor DPP Gerwani yang terletak di jalan Salemba bisa mereka miliki lagi, akan diwujudkan jadi suatu panti untuk membantu para korban dari 65, utamanya bagi yang sudah tidak punya apa-apa. Karena banyak diantara mereka yang rumahnya juga sudah disita dan tak punya keluarga.

Namun ternyata keinginan Sulami untuk memiliki kembali rumah bekas DPP Gerwani di jalan Salemba tak kesampaian. Meski sebenarnya Taufik juga tersentuh dan berusaha membantu namun karena satu hal niat tersebut belum terwujud.

Akhirnya Sulami, Lestari dan sesama rekan korban 1965 lain mencari tempat yang lain. Di Jalan Kramat Raya V mereka mendapatkan sebuah rumah dari keluarga Manado. Menurut Lestari awalnya rumah yang kini sudah direhab itu sangat jelek dan kondisinya mengenasakan. ”Tahun 2003 pindah rumah sini, tapi rumahnya tak sebagus ini. Sudah reot, semua bocor. kalau hujan ya sudah, ngeri pokoknya,” kata Lestari.

Berkat bantuan berbagai pihak akhirnya rumah reot itupun dibangun lagi. Setelah memakan waktu beberapa bulan rumah itupun selesai dibangun. Prosesi peresmian waktu itu oleh Abdurrahman Wahid. ” Memang menjadi suatu berkah dari Tuhan yang maha agung telah memberi pengayoman kepada para korban 65,” kata Lestari.

Tahun 2005 Sulami berpulang. Sejak saat itu pengelolaan panti ini berpindah tangan. Saat ini Ketua yayasanya Dr. Ribka Tjiptani seorang Anggota DPR yang pernah menulis aku bangga menjadi anak PKI.

Di Panti Jompo Waluya Sejati Abadi ini 15 orang korban peristiwa 65 yang menikmati masa-masa senjanya. Meski rata-rata usianya hampir mendekati 80 tahun mereka masih aktif dengan berbagai kegiatan. Mereka masih menyempatkan membaca koran tiap pagi, mengikuti berbagai program televisi dan berita sebagai acara favorit. Namanya mantan aktivis meski sudah jompopun mereka juga masih sering diskusi dengan beragam tema, mulai sosial, budaya sampai politik, ada pula di antara mereka yang rajin mengikuti seminar, maupun turun ke jalan mengkritisi kebijakan pemerintah. Bahkan tak jarang diantara mereka diundang menjadi pembicara ke berbagai daerah.

Untuk operasional Panti Jompo ini menurut Lestari Yayasan memberi dana satu juta rupiah tiap bulannya. Jumlah tersebut sebenarnya menurutnya tidak cukup namun untungnya ada pihak lain yang membantu. ”Ada semacam donatur seperti yang memberi kursi ini tak mau disebut namanya. Kalau yayasan secara kontinyu tidak ada tapi banyak donatur. Terutama kawan-kawan yang dulu korban terus sekarang masih bisa kembali itu ingat kepada kami. Apakah kadang-kadang sembako, kadang-kadang uang untuk kebutuhan sehari-hari. Tapi itulah kemurahan Tuhan. Kami tiap hari bisa makan, bisa minum tidak merasa kekurangan,” kata Lestari.


Kisah Masa Lalu Yang Memilukan

Mereka yang menjadi penghuni panti jompo Waluya Sejati Abadi semuanya para korban peristiwa 65. Ada banyak cerita memilukan yang mereka alami. Seperti yang dialami oleh Lestari. Ia berasal dari Bojonegoro Jawa Timur.

Dengan pandangan menerawang masa lalu dan ekspresi pilu Lestari bercerita kisah masa lalunya.” Ceritanya awal saya ditangkap ngeri,” katanya.

Lestari muda seorang aktivis Gerwani. Memang sejak muda ia sudah senang berorganisasi. Waktu usianya baru menginjak 20 tahun bahkan ia sudah ikut konggres Gerwani di Surabaya. Pada waktu itu namanya belum Gerwani, tapi masih Gerwis ( Gerakan Wanita Indonesia Sedar). Ia aktif di organisasi itu selama 15 tahun hingga pernah menjabat sebagai ketua cabang di tanah kelahirannya, Bojonegoro, Jawa Timur.

Selama bergabung dengan Gerwani, Lestari memiliki banyak kegiatan, mulai dari memperjuangkan buruh dan petani perempuan, memperjuangkan undang-undang perkawinan yang melarang poligami dan perceraian yang merugikan perempuan, juga membuat pendidikan untuk perempuan. Bahkan menurutnya waktu itu Gerwani berhasil mendirikan sekolah dan taman kanak-kanak di setiap cabang.

Setelah peristiwa 30 September 1965 meletus, nasib Lestari sekeluarga juga berubah. Mereka, dimasukkan dalam kategori yang harus ditangkap. Ia melarikan diri bersama anaknya yang baru berumur dua tahun. Suaminya kebetulan juga seorang pimpinan PKI yang juga masuk dalam daftar tangkap. Selama melarikan diri anaknya yang baru lahir dia titipkan kepada tetangganya. Pada tahun 1967, Lestari tertangkap oleh tentara di pantai Blitar Selatan. Dalam peristiwa itu Lestari kehilangan anaknya yang baru berumur dua tahun untuk selama-lamanya. Ia kemudian ditahan selama 11 tahun di Malang. ” Saya ditahan di LP khusus perempuan, jalan Merdeka Timur ,Malang. Sekarang sudah berubah menjadi Ramayana. Itu dulu simbah ditahan di situ mulai tahun 1968 hingga tahun 1979,” kata Lestari.

Ia dibebaskan tahun 1979, namun sang suami divonis mati dan mendekam di penjara Surabaya hingga meninggal pada 1984 karena sakit. Perkenalan Lestari dengan tokoh Gerwani Sulami, mengantarkannya ke Jakarta pada awal 2000. Ia diajak membantu Sulami mengurus Panti Waluyo Sejati Abdi di Kramat, Jakarta Pusat.

Senasib dengan Lestari, Pujiati (77) juga mengalami masa-masa harus hidup di bui, selama 14 tahun. Nenek kelahiran Purworejo ini ditahan tanpa proses akibat keikutsertaannya dalam Serikat Buruh di tempatnya bekerja, PT. Unilever.

Pujiati juga sosok yang aktif disamping kegiatannya di Serikat Buruh ia juga sebagai ketua Rukun Warga di tempat ia tinggal waktu itu yaitu daerah Sunter. ” Daerah Sunter dulunya semak belukar, jalan setapak tempat jin buang anak. Sekarang sudah jadi kota,” kenangnya.

Keaktifan Pujiati itu justru membawa malapetaka waktu pecah peristiwa 1965. Ia mulai ditahan pada 10 oktober 1965 tanpa proses dan keluar juga tanpa proses. ” Saya selama 14 tahun menjalani masa tahanan. Pada tahun 1979 waktu peringatan 100 tahun ibu kartini sebagai hadiahnya saya dikeluarkan. Menjalani tahanan di LP Bukit Duri 4 tahun. Kemudian di plantungan kendal 10 tahun. Terus jelang bebas dibwa ke Semarang,” katanya.

Setelah bebas Pujiati mencari nafkah dengan keliling jualan gado-gado. Suaminya sebenarnya aktivis juga tapi karena tak begitu aktif seperti dirinya jadi diberikan kebebasan. Semangat nenek yang pada waktu gerilya juga berada di garis depan sebagai palang merah, dapur umum, tak surut.

Berlatar belakang nasib yang sama penghuni panti Jompo Waluya Sejati Abadi Jalani kesehariannya. Di rumah ini Lestari dan 15 orang sepuh lainnya berlindung dan berbagi. Mereka memiliki kesamaan nasib sebagai korban peristiwa 1965, mereka pun hidup bersama di Panti Jompo Waluyo Abdi Sejati.

Bertemu Keluarga

Selain harus hidup bertahun-tahun di bui, menanggung stigma negatif dan dikucilkan dari masyarakat banyak diantara para korban yang terpaksa harus berpisah bahkan kehilangan orang-orang yang dicintainya. Beban tersebut tak hanya dirasakan oleh korban tapi juga keluarganya. Banyak anak-anak mereka yang tidak bisa menjadi pegawai negeri karena saat pelaksanaan litsus diketahui bahwa orang tua mereka mantan tapol.

Lestari termasuk yang harus kehilangan dua orang anaknya. Waktu di Blitar selatan ada operasi yang gencar oleh militer yaitu ada operasi Trisula. Anak Lestari waktu itu yang paling besar namanya Genduk. Waktu ditinggal, dia berumur 4 tahun, sampai sekarang belum bertemu.

Tigapuluh tahun ia bertemu seorang anaknya yang hilang itu. Saat bertemu anaknya ia sudah memiliki cucu. Saat ini anaknya tinggal di daerah Blitar. ” Saya bersyukur sekali kepada tuhan Yang Maha Esa ternyata yang bisa menerima anak saya termasuk ayah ibu angkatnya termasuk bijaksana. Anak saya disekolahkan hingga SPG. Itu yang saya sangat terima kasih,” katanya.

”Anak saya termasuk yang berhasil artinya hingga saat ini bisa menekuni menjalani tugasnya dengan baik,” kata Lestari.

Ternyata anak Lestari yang hilang itu dirawat hingga besar oleh keluarga guru. Bahkan anaknya disekolahkan hingga lulus SPG. Lulus SPG sempat ia bekerja di Tunjungan Plasa Surabaya sampai kira-kira cukup untuk biaya kuliah lagi. ” Akhirnya anak saya mengajar di madrasah hingga saat ini. Bagi saya yang penting anak saya mencintai profesinya. Kalau seorang guru itu boleh dikata pengabdian di bidang pendidikan,” katanya.

Meski sudah tahu keberadaan anaknya lestari memilih tetap tinggal di Jakarta. Ia tak ingin membebani anaknya dengan dirinya. ” Karena situasi masih belum memungkinkan kalau di desa stigma PKI masih kuat. Beda dengan Jakarta itu,” katanya.

Jakarta, 2008

Fathoni Arief

Saturday, February 27, 2016

Museum fatahilah Terletak Di Kawasan Kota Tua Jakarta

Matahari sudah mulai condong ke Barat, namun terik serta panas masih sangat terasa sore itu di pelataran museum Fatahilah, kota lama Jakarta. Untunglah ada angin yang bertiup dari laut dan sebuah pohon rindang yang sedikit mengurangi rasa panas.

Sambil melepas lelah Sutar, seorang tukang ojek sepeda duduk di bawah pohon besar di depan museum. Lamat-lamat terdengar suara bunyi geledek salah satu tanda datangnya hujan. "Udah panas aja ga papa tapi jangan hujan. Di Selatan aja, Depok yang hujan," kata Sutar. Memang bagi orang yang berprofesi seperti dia datangnya hujan kurang diharapkan karena akan mempengaruhi pengunjung yang ingin naik ojek sepeda. Sutar yang sebenarnya asli dari Jawa Tengah itu sudah bertahun-tahun mengadu nasib menjadi tukang ojek sepeda. Beberapa kali ojek sepedanya disewa untuk keperluan shoting, wawancara atau acara televisi.

Adanya tukang ojek sepeda seperti Sutar memang jadi salah satu kekhasan kota lama Jakarta, selain bangunan-bangunan megah peninggalan Belanda. Namun sayang ada diantara bangunan tersebut yang tak terawat sehingga ditinggalkan begitu saja dalam kondisi rusak.


Diantara bangunan kuno cagar budaya yang masih terawat dengan baik sebagian besar difungsikan sebagai museum sebut saja museum bank Mandiri, museum Bank Indonesia, museum seni rupa, museum Fatahillah dan masih banyak lagi.


Balaikota Batavia, b
angunan kuno, megah dan gagah itu masih terlihat kokoh. "Dulu di sinilah pusat pemerintah Batavia," kata Sutar. Gedung ini termasuk yang paling tua. Peletakan batu pertamanya saja pada tanggal 30 Mei 1626. Dalam rentang waktu hingga saat ini sempat mengalami beberapa kali perubahan fungsi hingga tanggal 30 Maret 1974 ditetapkan sebagai Museum Sejarah Jakarta.

Museum fatahillah konon jadi saksi kejayaan Hindia Belanda dan kejamnya Pemerintah saat itu. Di depan bangunan ini ada lapangan yang cukup luas dan ditengah-tengahnya ada bangunan kecil berbentuk segi delapan. Bangunan segi delapan itu dulunya air mancur, yang airnya disediakan untuk keperluan orang Batavia yang kebetulan lewat. "Airnya disalurkan dari Glodok. Dulu pernah digali dan ditemukan saluran yang asalnya dari daerah glodok," kata Sutar. Tambahnya di lapangan ini pulalah digunakan sebagai tempat pemberian hukuman pancung bagi mereka yang dianggap bersalah. Pedang yang digunakan untuk memancung masih tersimpan di dalam museum.

Ada sekitar 500an koleksi yang disimpan di Museum ini. Koleksi tersebut mulai dari periode Batavia, kisah pendiri Batavia Jan Pieterszoon Coen, meriam si Jagur yang terkenal hingga ruang di mana pengeran diponegoro pernah ditahan. Menelusuri jejak Jakarta bisa dimulai dari sini.

Ojek sepeda Adalah Salah Satu Transportasi Alternatif di Kota Tua

Matahari terus condong ke Barat. Hampir satu jam Sutar istirahat namun belum lagi ada penumpang yang menggunakan jasa ojeknya. Hari ini memang tak terlalu ramai jumlah pengunjungnya.

Sementara satu demi satu pengunjung kota lama mulai pergi Sutar masih terlihat penuh semangat menanti asa menunggu calon pengguna jasa ojeknya. Sambil tersenyum terbayang dirinya akan indahnya kota lama di masa lalu.

Kota Lama, Jakarta 3 Mei 2008

Fathoni Arief

Wednesday, February 24, 2016

Billie holiday Gloomy Sunday "Sunday is gloomy, my hours are slumberless;
Dearest, the shadows I live with are numberless;
Little white flowers will never awaken you,
Not where the black coach of sorrow has taken you;
Angels have no thought of ever returning you;
Would they be angry if I thought of joining you?
Gloomy Sunday.

Lirik di atas adalah penggalan dari tembang lawas Gloomy Sunday yang pernah dipopulerkan oleh penyanyi jazz Amerika, Billie Holiday. Lagu ini ,mungkin hanya segelintir diantara kita pernah mendengarnya, dinyanyikan salah seorang peserta ajang pencarian bakat X-Factor Indonesia, Yudi asal Cilacap.

Penampilan Yudi kontan mengundang decak kagum para juri yang sempat “meremehkan” dengan berbagai pertanyaan konyol. Penampilan pria Cilacap yang terkesan “culun” dan tak meyakinkan ini rupanya berbanding terbalik 180 derajat dengan pengetahuan musiknya. Terbukti tak hanya bisa menyanyikan lagu Gloomy Sunday ia juga tahu sekilas asal muasal tembang tersebut tercipta.

Melihat penampilan Yudi menyanyikan lagu Gloomy Sunday membuat saya penasaran ada apa dengan lagu ini. lagu ini terdengar menyanyat-nyayat seperti tengah mengutarakan satu kesedihan mendalam. Sayapun membuka Youtube dan menemukan video klip lawas Billie Holiday. Sekali lagi saya mendengarkan dan makin menambah rasa penasaran.

Saking penasaran atau bisa dibilang iseng saya searching di mesin pencari mengenai lagu Gloomy Sunday ternyata sudah ada beberapa ulasan di blog dan forum lokal mengenai lagu ini. Lagu Gloomy Sunday konon katanya dianggap sebagai lagu penuh misteri. Mereka yang mendengar dan begitu menghayati liriknya bahkan bisa melakukan hal-hal aneh bahkan sampai bunuh diri. Seperti satu cerita dari forum Kaskus tentang seseorang yang depresi karena satu masalah dan ketika mendengar lagu ini saking menghayatinya berencana bunuh diri.

"Gloomy Sunday", juga dikenal sebagai "Hungaria Suicide Song", adalah lagu yang disusun oleh pianis dan komposer Hungaria Rezső Seress dan diterbitkan pada tahun 1933. Lirik asli berjudul Vege világnak  (Dunia berakhir).

Ada beberapa versi apa sebenarnya latar belakang peristiwa di balik terciptanya lagu ini. Satu versi bermula dari sang penulis depresi setelah pacarnya meninggalkannya, ia begitu tertekan lalu menulis melodi. Yang lain mengatakan bahwa Seress menulis lirik sendiri,tentang keputusasaan yang disebabkan oleh perang, dan berakhir di sebuah doa yang tenang tentang dosa-dosa rakyat.

Gloomy Sunday Lagu Bunuh Diri

Menilik referensi yang saya dapatkan awal mula lagu ini dikaitkan dengan kasus bunuh diri adalah tahun 30an. Di masa itu ada sembilan belas kejadian bunuh diri di Hungaria dan Amerika yang dikaitkan dengan lagu Gloomy Sunday. Salah satunya adalah peristiwa di tahun 1936. Kepolisian Hungaria kasus bunuh diri yang dilakukan seorang tukang sepatu bernama Joseph Keller. Dari hasil investigasi polisi mendapatkan secarik kertas berisi catatan yang mengutip lirik lagu yang tengah populer waktu itu “Gloomy Sunday”.

Setelah kejadian tersebut, tujuh belas orang bunuh diri. Dalam setiap kasus, "Gloomy Sunday" berkaitan erat. Di antara mereka termasuk dua orang yang menembak dirinya saat mendengarkan sebuah band gipsi bermain lagu. Beberapa orang lain menenggelamkan diri sambil memegangi lembaran syair "Gloomy Sunday". Bahkan ada juga seorang pria berjalan keluar dari klub malam dan menembak kepalanya sendiri setelah meminta band untuk bermain "lagu bunuh diri".

Fakta seorang pria mengutip satu lirik lagu mungkin bisa saja disebut sebagai satu kebetulan.Namun, fakta bahwa selama bertahun-tahun, lagu ini telah dikaitkan secara langsung dengan kematian lebih dari 100 orang jadi terasa aneh.

Saking takutnya dengan efek “Gloomy Sunday” kepolisian Budapest sempat melarang pemutaran lagu ini. Namun rupanya tak hanya di Budapest saja lagu ini memperlihatkan sisi jahat nya. Di Berlin, seorang pemuda penjaga toko gantung diri. Di bawah kakinya tergeletak salinan "Gloomy Sunday". Hal yang paling menarik Rezső, komposer dari "Gloomy Sunday", juga mengakhiri hidupnya pada tahun 1968.

Rentetan kejadian aneh membuat orang menyebut lagu ini sebagai lagu bunuh diri, meskipun banyak juga yang menyangkalnya. Bagaimana dengan Anda?


Berikut ini lirik lagu karang Rezső yang sudah dialihbahasakan ke bahasa Inggris.


It is autumn and the leaves are falling
All love has died on earth
The wind is weeping with sorrowful tears
My heart will never hope for a new spring again
My tears and my sorrows are all in vain
People are heartless, greedy and wicked...

Love has died!

The world has come to its end, hope has ceased to have a meaning
Cities are being wiped out, shrapnel is making music
Meadows are coloured red with human blood
There are dead people on the streets everywhere
I will say another quiet prayer:
People are sinners, Lord, they make mistakes...

The world has ended!



Sumber Image : Wikipedia

Berbagi takkan pernah membuatmu merugi

John  nash Saat Masih Kuliah
Sepekan sebelum meninggal dalam kecelakaan tragis, John Nash, menerima Abel Award dari raja Norwegia. Ahli matematika Amerika ini memenangkan hadiah £ 500.000 bersama dengan Louis Nirenberg. Ia menerima Abel Award bukan karena karyanya yang paling fenomenal, game theori, tetapi kemajuan dalam matematika murni, terutama geometri dan persamaan diferensial parsial.

Lalu siapa sebenarnya Nash? Memiliki nama lengkap John Forbes Nash, Jr adalah ahli matematika pemenang nobel. Ia terkenal lewat teori non cooperativ game, hasil karya yang mengantarnya meraih nobel bidang ekonomi di tahun 1994. Ia makin dikenal oleh khalayak usai kisahnya diangkat dalam film A Beautiful Mind, pemenang Oscar tahun 2001, di mana ia dimainkan oleh Russell Crowe. Film, yang mengubahnya menjadi mungkin matematikawan terkenal di dunia. Film ini berdasarkan biografi tulisan Sylvia Nasar yang mengisahkan awal karirnya yang luar biasa serta perjuangan melawan skizofrenia yang mengisi sebagian besar masa dewasanya.

Matematikawan Mikhail Gromov pernah berkata: "Apa yang telah Nashlakukan dalam geometri, dari sudut pandang saya, jauh lebih besar dari apa yang telah dilakukan di bidang ekonomi, berlipat kali. "

Prestasi Nash dalam matematika,yang menonjol, bisa ditelusuri dari awal kariernya satu dekade sebelum ia menghilang akibat gangguan kejiwaan.

Nash lahir tahun 1928 di sebuah kota kecil terpencil di West Virginia. Ayahnya adalah seorang insinyur listrik dan ibunya guru sekolah. Dia adalah seorang sarjana di Carnegie Institute of Technology (sekarang Carnegie Mellon University) di Pittsburgh. Ia melanjutkan studi pascasarjana di Princeton, New Jersey. Tesis PhD-nya, Non-Cooperative Games, adalah salah satu teks dasar dari game theory. Ini memperkenalkan konsep keseimbangan untuk game non-kooperatif, "ekuilibrium Nash", yang akhirnya membawanya meraih hadiah Nobel ekonomi.

Nash menggambarkan terobosan pertama dalam matematika murni, di awal 20-an, sebagai "penemuan bagus yang berkaitan dengan manifold dan varietas aljabar nyata". Rekan-rekannya sudah mengakui hasilnya sebagai karya penting dan luar biasa.

Pada tahun 1951, Nash meninggalkan Princeton untuk MIT. Di sini, ia menjadi tertarik pada masalah "embedding isometrik", yang mempertanyakan apakah memungkinkan menanamkan geometri didefinisikan secara abstrak dalam geometri dunia nyata sedemikian rupa sehingga jarak dipertahankan. Dua teorema embedding Nash dianggap klasik, memberikan beberapa wawasan matematika terdalam dari abad terakhir.

Karya ini membawanya ke persamaan diferensial parsial, yang melibatkan persamaan fluks dan tingkat perubahan. Dia menemukan cara untuk memecahkan jenis persamaan diferensial parsial yang sampai sekarang telah dianggap mustahil. Tekniknya, kemudian dimodifikasi oleh Jürgen Moser, sekarang dikenal sebagai teorema Nash-Moser.

Pada awal 1950-an, Nash bekerja selama musim panas untuk RAND Corporation, kelompok pemikir sipil yang didanai oleh militer di Santa Monica, California. Di sini, “game theory” nya menemukan aplikasi dalam strategi militer serta diplomatik Amerika Serikat.

Mungkin pekerjaan matematika terbesar Nash datang dari mempelajari teka-teki matematika yang telah diusulkan kepadanya oleh Louis Nirenberg. Ini terkait masalah terbuka utama tentang eliptik persamaan diferensial parsial. Dalam beberapa bulan, Nash telah memecahkan masalah. Diperkirakan bahwa karyanya akan membawanya memenangkan Fields Medal - hadiah paling bergengsi di matematika, hanya untuk mereka yang di bawah 40 - seandainya belum diselesaikan pada saat yang sama oleh matematikawan Italia Ennio De Giorgi. Orang-orang menggunakan metode yang berbeda, dan tidak menyadari pekerjaan masing-masing - hasilnya dikenal sebagai teorema Nash-De Giorgi.

Satu dari banyak aspek yang menakjubkan dari karir Nash adalah bahwa dia bukan spesialis. Tidak seperti hampir semua ahli matematika top sekarang, dia bekerja sendiri, dan menikmati menyerang masalah terbuka yang terkenal. Ia juga sering datang dengan cara yang sama sekali baru dalam berpikir. Louis Nirenberg pernah berkata: "Sekitar 20 tahun yang lalu seseorang bertanya," Apakah ada matematika Anda fikir sebagai seorang jenius "Saya berkata," Saya bisa memikirkan satu, dan itu John Nash ... Dia memiliki pikiran yang luar biasa?. Dia berpikir tentang hal-hal yang berbeda dari orang lain. "

Pada tahun 1959, John Nash mulai menderita delusi dan paranoia ekstrim. Ini berlangsung hingga 40 tahun, sehingga ia hanya mampu melakukan penelitian matematika serius dalam periode singkat kejernihan. Hebatnya, ia berangsur-angsur membaik dan kondisi mentalnya sudah sembuh pada saat ia memenangkan Nobel pada tahun 1994. Nash menunjukkan tekad dan stamina seperti dalam karyaa matematika dan sembuh dari penyakit mental, kematian tragis yang menimpanya dalam kecelakaan taksi di jalan bebas hambatan New Jersey mengakhiri berbagai drama yang menyertai kehidupannya.


Berbagi takkan pernah membuatmu merugi

Tuesday, February 23, 2016

Kereta Tujuan Rangkasbitung

Terik Sang Surya rasanya kian menyengat, saat kami keluar dari stasiun Rangkasbitung. Tak mau berlama-lama saya dan seorang rekan dari Tulungagung terus melangkah menyusuri jalan pinggir rel ke arah jalan raya. Dari pengamatan saya nampaknya area di dekat stasiun merupakan pusat perekonomian di kota kecil ini. Saya bisa menjumpai pasar, ruko, pertokoan dan sebuah pusat perbelanjaan.

Di sebuah minimarket kami mampir membeli minuman dingin, teh dalam kemasan botol. Segar benar rasanya ketika minuman dingin itu melewati kerongkongan.

Waktu terus bergeser mendekati tengah hari mengingat ini bertepatan hari Jumat kami memutuskan mencari Masjid dulu menunaikan sholat Jumat. Kami berjalan menjauh dari stasiun dan memasuki wilayah perkampungan. Akhirnya kami mendapatkan masjid untuk sholat sambil memulihkan tenaga sebelum berjalan menyusuri kota ini.

Selepas memulihkan tenaga, kamipun kembali menelusuri kota ini. Kami berjalanan menyusuri pinggir jalan sepanjang kota lengang ini. Di jalanan nampak lebih banyak didominasi angkot berwarna merah dibanding kendaraan pribadi. Tujuan kami adalah alun-alun Multatuli Rangkasbitung.

Sebagai kota yang pernah termasuk penting semenjak jaman peninggalan kolonial seharusnya banyak menyisakan bangunan-bangunan kuno. Namun sepanjang jalan dari stasiun hingga mendekekati alun-alun hanya 1,2 saja yang saya temukan. Dari cerita sejarah kabupaten Lebak saya pernah mendapatkan informasi Rangkasbitung sudah sejak 1851 menjadi pusat kota Lebak. Pemerintah kolonial melalui Surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda, nomor 15 tanggal 17 Januari 1849, menetapkan memindah ibukota Kabupaten Lebak yang sebelumnya berada di Warunggunung ke Rangkasbitung.


Mungkin karena hari ini bertepatan dengan hari libur nasional sehingga tak banyak masyarakat yang bepergian. Berkali-kali angkot berwarna merah berhenti membunyikan klakson menawari kami. Namun kami memilih berjalan kaki menuju alun-alun yang lokasinya tak terlalu jauh. Sekira satu kilometer dari stasiun kami sempat melewati jalan Multatuli. Nama jalan yang mengingatkan saya akan cerita Edward Douwes Dekker. Asisten Residen Lebak yang terkenal dengan karya Max Haveelarnya sebagai bentuk keprihatinan terhadap kebijakan tanam paksa di Rangkasbitung.

Sekira 150 tahun lalu Edward Douwes Dekker menjabat asisten residen Lebak, Banten. Sebagai asisiten ia berkantor Gedung Negara di Rangkasbitung. Hingga kini gedung tersebut masih berdiri meskipun sudah dipugar. Gedung Negara tersebut kini diisi dengan berbagai koleksi foto masa lampau. Foto yang diambil di zaman penjajahan. Diantara foto tersebut terdapat foto kediaman Douwes Dekker di Rangkasbitung dan potret istrinya, Everdine van Wynbergen.


Saya masih saja terheran-heran. Saat ini waktu baru menunjukan pukul satu siang. Namun kenapa jalanan begitu lengang. Khususnya jalan menuju alun-alun hanya sesekali saya melihat kendaraan lewat. Bahkan lebih sering melihat angkot daripada kendaraan pribadi. Apakah hanya hari ini seperti ini. Atau sehari-hari beginilah kondisi kota ini? Jauh berbeda dengan jalanan kota Jakarta yang nyaris tak pernah sepi.

Sampai di alun-alun keadaan juga lengang. Sambil melepas lelah kami berteduh di bangunrbuka yang terletak di pinggir alun-alun tepat berhadapan dengan masjid. Alun-alun Rangkasbitung benar-benar sepi. Hanya lapangan rumput kosong yang menyimpan banyak peristiwa bersejarah diantaranya ketika Presiden Soekarno di tahun 1957 pernah memimpin rapat raksasa persatuan di hadapan ribuan massa.

Menghabiskan waktu dengan mengobrol membuat satu jam menjadi terasa. Cukup lama juga kami berada di alun-alun Rangkasbitung. Selepas mengambil foto masjid kami kembali menuju stasiun. Mengejar jadwal kereta yang lebih paling awal kembali menuju Jakarta.

Tiba di stasiun rekan saya langsung antri di loket yang baru saja dibuka. Sesuai jadwal keberangkatan menuju Jakarta menggunakan kereta Patas. Dari informasi petugas loket kereta perjalanan menuju Jakarta menggunakan kereta Patas butuh waktu dua setengah jam. Nampak antrian panjang dari banyak calon penumpang.

Tiketpun kami dapatkan. Kereta Patas tujuan Tanah Abang Jakarta seharga empat ribu rupiah. Yang masih menjadi pertanyaan seperti apakah wujud kereta Patas? Sebab mendengar kata Patas yang teringat oleh saya adalah bis cepat antar kota yang biasanya ber AC dan pedagang asongan tak leluasa keluar masuk. Kamipun menunggu kereta ini.

Jelang pukul empat keretapun tiba. Bayangan saya akan kereta ini salah kaprah. Ternyata tak jauh beda dengan kereta yang saya naiki ketika menuju kota ini. Kereta berhenti, ratusan penumpang langsung berebut masuk. Gerbong depan ternyata sudah penuh. Bukan penuh oleh manusia tetapi oleh tumpukan karung warna putih. Ketika ada yang berusaha naik penumpang yang duduk di pinggir melarangnya dan menyuruh naik di gerbong belakang.

Melihat gerbong yang penuh saya sempat berfikir menunggu kereta berikutnya. Namun dari seorang pedagang asongan kami mendapatkan informasi ini kereta terakhir menuju Jakarta. Kamipun bergegas lari ke gerbong agak belakang untung saja bisa naik meski saya harus berdiri. Namun kondisinya cukup lumayan karena tidak berdesak-desakan. Tak perlu menunggu lama kereta inipun berangkat. Kami kembali menuju Jakarta. Tak sampai setengah hari kami keluar dari sebuah kota megapolitan menuju kota pelosok. Ada banyak hal yang saya pelajari. Meskipun naik kereta api ekonomi dan harus berdiri semuanya bisa dinikmati. Seperti kata-kata seorang penjual minuman “Semua tergantung perasaan. Kalau perasaan manis ya manis,”. Kata-kata yang membuat saya tersenyum dan menikmati perjalanan pulang dengan kereta Patas ini.

Catatan Perjalanan Jakarta-Rangkasbitung PP di tahun 2008



Jakarta, 2 April 2010

Fathoni Arief

(Karena rumah yang selalu membuatku tegak adalah perjalanan dengan segala kisah dan serba-serbinya)

What A Wonderful World (Luis Amstrong)

Sketchup, membuat segala urusan pembuatan model 3D jadi lebih mudah. Seperti yang saya alami saat mencari alternatif solusi pada bangunan yang sudah jadi.

Perubahan atas sebuah desain dalam pelaksanaan sebuah rumah tak boleh sembarangan. Misalnya saja hanya menggeser beberapa meter denah bisa saja tak jadi masalah bagi desain satu namun bagi desain lain dapat memunculkan persoalan baru. Ada satu contoh kasus seseorang datang ke arsitek minta sebuah desain rumah yang unik. Setelah melalui proses akhirnya jadilah desain sebuah rumah tropis. Satu ciri yang agak nyleneh dari desain sang arsitek adalah bentuk teras rumah. Atap teras rumah menjadi satu kesatuan dengan rumah induk dengan cara meneruskan atap dan ditopang dengan dua kolom dan balok kayu miring.

Desain sang arsitek sebenarnya simpel-simpel saja, harusnya tak ada permasalahan berarti ketika dibangun. Permasalahannya muncul justru saat terjadi perubahan luasan. Pemilik rumah menginginkan penambahan luasan ruang tamu, kamar depan. Dari sinilah persoalan mulai muncul.

Mencari solusi dari masalah yang ada saya coba membuat daftar masalah dan membuat coretan model 3D tentunya bukan manual tapi menggunakan bantuan Sketchup 2015.

Karena luasan berubah luasan teras juga turut berubah. Sehingga harusnya lebar teras hanya dua meter lebih sedikit menjadi 3,5 meter. Melihat kondisi ini sang pelaksana mengambil keputusan menyambung kayu yang bakal digunakan untuk gording. Setelah melalui proses berdirilah rumah tersebut (belum finishing).

Awalnya nampaknya tak terjadi masalah pada teras tersebut. Tetapi setelah beberapa minggu sifat dasar kayu pun muncul. Akibat kembang susut pada bagian sambungan di tengah bentang mengalami lendutan sehingga dari kejauhan nampak tengah teras sedikit melengkung.

Melihat kasus tersebut ada beberapa solusi bisa diambil.

Pertama adalah mempertahankan bentuk yang ada tak mengubah apa-apa hanya memperkuat sambungan tersebut dengan plat besi di atas dan bawah. Memang plat bakal terlihat tetapi masih bisa ditutup dengan plafon. Solusi ini seiring dengan berjalannya waktu bisa saja gagal apalagi melihat besarnya beban yang ditanggung dan posisi kolom yang kurang ke pinggir.
Solusi kedua adalah merehab bentuk teras bisa menggunakan beton bertulang. Tapi si pemilik rumah bersikeras  sebisa mungkin tak merubah bentuk teras.
Solusi ketiga adalah melakukan sedikit modifikasi. Memberi tambahan tiang penyangga namun tak merubah bentuk dasarnya. Satu yang paling utama lebih aman dan hasilnya adalah seperti gambar di atas.
Ingin tahu bagaimana hasil akhir desain menggunakan sketchup 2015 dan bentuk jadinya? Beginilah hasil corat-coret dan aplikasinya di lapangan.

Model Skethup 3D Teras Rumah
Model 3D Sederhana Perbaikan Teras Rumah

Desain Teras Rumah Dengan Sketchup
Teras Rumah Yang Hampir Jadi
Info tentang desain menggunakan Sketchup bisa Anda lihat di : # Tutorial Sketchup dari A sampai Z.

Berbagi takkan pernah membuatmu merugi

Wednesday, February 03, 2016

Setelah sebuah obyek selesai dibuat menggunakan Sketchup, biasanya agar menyerupai model asli diberi warna dengan material yang ada. Setelah proses pemberian material ada satu lagi yang tak bisa dilewatkan yaitu rendering.

Melalui rendering suatu obyek yang telah diwarnai bisa menyerupai bentuk nyata. Bagi Anda yang sudah familiar dengan program untuk membuat model 3 D tentunya tak asing dengan istilah tersebut namun bagi orang awam rendering bahasa mudahnya penghalusan. Sebuah obyek dihaluskan sehingga bisa mendekati dengan kenampakan asli.

Ada banyak rendering engine yang bisa Anda gunakan sebut saja Sky Indigo dan VRay. Untuk contoh kali ini saya menggunakan VRay. Ternyata paduan antara SketchUp dengan VRay hasilnya cukup memuaskan. Berikut ini beberapa model sederhana rumah 2 lantai yang saya buat menggunakan Sketchup versi 2015 dan di render menggunakan VRay. Contoh model rumah yang sudah dirender seperti gambar di atas.


Tutorial mengenai Sketchup dan Vray bisa Anda lihat selengkapnya di :
#Tutorial Sketchup Dari A sampai Z



Berbagi takkan pernah membuatmu merugi

Tuesday, February 02, 2016

Strategi Baru SEO
Persaingan bisnis internet semakin hari makin keras. Di sini siapa yang kuat bakal “menginjak” yang lemah. Saya sendiri merasakan sendiri ada saatnya ramai namun ada kalanya sepi. Ternyata strategi yang saya terapkan sudah tak mempan dan harus mencari sesuatu yang baru. Hal seperti ini lazim terjadi, betapa tidak ada ratusan ribu situs dalam ceruk pasar yang sama, semua bersaing meraih peringkat terbaik, kata kunci teratas, serta perhatian dari konsumen. Karena itulah agar bisa bertahan dan bersaing pemilik bisnis ini penting untuk tidak sekedar tahu aturan dan pedoman praktek SEO saat ini, tapi juga mengantisipasi pola aturan baru yang bakal hadir.

Lalu apa yang harus dilakukan oleh para pelaku bisnis online agar tetap bisa berada di atas? Blogger Tina Courtney Brown memaparkan secara mendetail dalam artikel di blognya. Ulasannya cukup menarik dan bisa membantu kita menghemat waktu tanpa harus melakukan analisis online yang rumit. Berikut ini adalah apa yang perlu kita ketahui tentang seperti apa arah perkembangan SEO serta faktor apa saja yang penting bagi kemajuan bisnis internet.

Penargetan Kata Kunci

Kata kunci adalah yang utama dan selalu jadi faktor menentukan dalam SEO. Meskipun demikian tak semua situs dengan kata kunci yang sama memanen hasil yang memuaskan. Hal ini bisa terjadi sebagian disebabkan oleh meningkatnya kompetisi. Bayangkan saja berapa jumlah situs baru yang muncul tiap harinya dan mereka membuat persaingan jadi makin ketat. Semakin beratnya persaingan membuat Anda jika ingin bertahan dan unggul harus memunculkan kata kunci yang lebih variatif. Anda harus memperluas kosa kata SEO dengan menjelajahi istilah alternatif yang mungkin saja ditulis saat menggunakan mesin pencari.

Pada saat mengidentifikasi kata kunci, bisa saja memulai dengan mengambil istilah yang paling umum digunakan, tetapi hanya sebagai titik awal. Dari sana, Anda bisa memunculkan lebih banyak variasi dan kata yang terkait. Setelah Anda memutar otak untuk setiap kemungkinan kata kunci, selanjutnya alihkan perhatian ke alat digital untuk bantuan. Beberapa sumber daya yang berguna untuk identifikasi kata kunci meliputi:

  • Pencarian terkait di Google, Yahoo, dan Bing
  • BuzzSumo
  • Google auto-complete
  • SEMRush
  • Yahoo Search Assist
  • Harvesting keywords from top-ranking competitors’ meta tags

Perhatikan Tampilan Situs

Banyak kasus keberhasilan sebuah situs berkaitan erat dengan tampilan dan kegunaan. Situs yang tampak usang, berantakan, atau tidak intuitif kurang dipercaya dan tidak akan mendapatkan jumlah lalu lintas yang diinginkan.

Agar situs sebuah situs tak hanya menarik (tetapi yang lebih penting dipercaya) oleh konsumen, ada unsur-unsur tertentu yang harus hadir. Sebenarnya, bukan hanya konsumen yang peduli dengan penampilan situs Anda; Google juga.

Google terus berusaha untuk menyediakan pengguna dengan kemungkinan listing terbaik di SERPs. Artinya Google juga menganalisis tingkat bouncing situs dan berapa banyak waktu yang dihabiskan pengguna di situs. Jika suatu situs nampak tak pernah di update bertahun-tahun, mereka akan bergerak cepat selanjutnya Google akan mengenali ini dan menjadi faktor dalam hasil peringkat situs tersebut. Karena ituah pastikan situs Anda selalu nampak kekinian dan user-friendly jika Anda ingin peringkat yang baik.

Cermat Memasang Link

Backlink masih merupakan faktor penting dalam SEO. Anda harus mengambil keuntungan dari ini dengan memasukkan link dari posting baru ke lama. Ini akan membantu meningkatkan waktu pengguna berada di situs Anda. Hal ini sama pentingnya untuk membuat link eksternal, tapi Anda perlu berhati-hati dengan link yang Anda pilih. Link yang tidak relevan justru bisa berakibat fatal.

Selanjutnya yang perlu diperhatikan secara teratur meninjau link untuk memastikan jika mereka masih aktif dan berkualitas tinggi. Link yang rusak akan membuat pembaca “ill feel”.

Go Mobile

Ponsel adalah perangkat pilihan bagi generasi berikutnya; jelas dan sederhana. Sekarang ini lebih banyak orang mengakses sebuah situs lewat perangkat mobile dari pada desktop. Karena itu penting memastikan situs Anda Mobile Friendly.

Mengoptimalkan Potensi lokal

Ketika internet sudah menjangkau hampir semua kalangan, potensi lokal menjadi potensi besar yang sayang untuk dilewatkan. Sekarang ini banyak orang mencari di perangkat mobile solusi lokal cepat, seperti tempat makan terdekat, oleh-oleh, penginapan dan sebagainya. Karena itu untuk memastikan orang di sekitar lingkungan Anda dapat menemukan bisnis Anda, pastikan untuk membuat akun di berbagai sosial media seperti Twitter, dan Google Plus. Untuk Google Anda bisa lebih memaksimalkan dengan memanfaatkan Google map, dan page Google plus.

Penulis adalah alumni Jurusan Teknik Sipil& Lingkungan Fakultas Teknik UGM. Berbagai artikel penulis dari beragam topik dan tentu saja Kumpulan Tips & Tutorial Sketchup  bisa anda dapatkan di  Blog Fathoni Arief : www.fathoniarief.blogspot.co.id.

LinkedIn Jejaring Profesional

Berbeda dengan Facebook, Twitter, Instagram atau media sosial lain, LinkedIn adalah situs web jaringan sosial yang berorientasi bisnis. Situs ini utamanya digunakan untuk jaringan profesional.

Mengingat perbedaan orientasi tersebut ada beberapa hal yang ada baiknya tidak kita lakukan. Berikut ini kesalahan yang paling umum pengguna LinkedIn lakukan. Membaca satu demi satu kesalahan tersebut membuat kita belajar dan menghindari melakukan hal yang sama.

Jangan membuat kesalahan ejaan atau tata bahasa dalam profil Anda
Ada baiknya Anda mengoreksi setiap bagian dari profil LinkedIn Anda sebelum diposting, dan kalau perlu minta tolong teman-teman Anda untuk melihat lebih juga. Cara terburuk membuat kesan pertama dengan perekrut atau manajer perekrutan adalah untuk membuat mereka menemukan kesalahan sederhana sehingga membuat mereka ragu akan keterampilan kerja Anda.

Jangan lupa untuk menambahkan foto profil yang baik
Saat situs media sosial lainnya memungkinkan pemakainya untuk memposting banyak foto, LinkedIn sebaliknya menganjurkan postingan hanya satu foto: foto profil Anda. (Kecuali, tentu saja, Jika Anda seorang fotografer ada baiknya posting portofolio gambar). Ingat baik-baik : Jangan samakan dengan Facebook, Twitter atau Instagram, LinkedIn adalah sarana untuk berbagi identitas profesional Anda.

Mengapa begitu penting untuk memasukkan foto profil profesional? Pertama, orang jauh lebih mungkin tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang Anda jika Anda memasang foto profil. Bahkan, menurut juru bicara LinkedIn Nicole Williams, "profil dengan gambar tujuh kali lebih mungkin untuk dilihat daripada yang tidak." Perekrut juga lebih mungkin untuk melewatkan hasil pencarian profil yang tidak menyertakan foto.

Jangan mengirim permintaan koneksi bagi setiap orang

Ada godaan untuk ingin memperluas jaringan LinkedIn Anda saat tengah membuka akun LinkedIn, tapi membabi buta mengirimkan permintaan sambungan kepada siapa pun dengan judul yang menarik dan mencoba untuk membangun sejumlah besar koneksi adalah salah satu cara tercepat membuat akun LinkedIn Anda ditangguhkan atau bahkan dihapus.

Jika Anda akan mengirim permintaan koneksi ke seseorang yang baru, pertimbangkan untuk menggunakan pengantar melalui koneksi yang ada pertama, atau menyertakan pesan pribadi menjelaskan mengapa Anda ingin terhubung dengan orang ini.

Jangan lupa untuk membuat update ke profil Anda
Salah satu cara untuk membuat kesan buruk pada orang adalah memiliki profil LinkedIn yang belum diperbarui dalam beberapa tahun. Secara teratur, lihatlah profil LinkedIn Anda, dan pastikan semuanya diperbarui. Jangan lupa untuk menambahkan posisi baru pada bagian Pengalaman setelah Anda merasa nyaman melakukannya, dan menambahkan posisi masa lalu yang relevan. Selain itu perlu juga menambahkan penghargaan, pengakuan khusus yang sudah Anda terima, serta prestasi unik di bagian yang sesuai.

Jangan menunggu sampai Anda menganggur untuk menggunakan LinkedIn

Ada persepsi yang salah besar di luar sana, LinkedIn hanya berguna ketika Anda sedang mencari pekerjaan. Hal ini jauh dari kebenaran, tetapi karena persepsi ini, beberapa orang takut menggunakan LinkedIn untuk membangun profil mereka atau jaringan karena mereka pikir hal tersebut akan memberitahu rekan-rekan mereka, "oh, orang ini berpikir untuk berhenti kerja. Si anu berencana cari karir baru dsb”.

Jangan lupa memakai kata kunci yang tepat
Dengan lebih dari 250 juta anggota di LinkedIn, kebanyakan perekrut, mempekerjakan manajer, dan pengguna menemukan orang-orang di LinkedIn terutama melalui fungsi Search. Hal ini berarti mereka mengetikkan kata kunci untuk menemukan seseorang. Kata kunci tersebut perlu hadir pada profil LinkedIn Anda agar profil Anda muncul dalam pencarian.

Jangan menulis kebohongan di profil Anda

Beberapa orang bertanya-tanya apakah mereka bisa "memalsukan" rincian tertentu pada profil LinkedIn mereka, seperti posisi terakhir atau gelar yang tak pernah mereka memiliki, keterampilan yang mereka tak mampu, atau referensi yang tidak pernah ada. Dengan LinkedIn, semuanya katalog dan terhubung. Perekrut atau manajer perekrutan menggunakan LinkedIn untuk menghubungi referensi potensial bahkan jika Anda tidak memberikan mereka, untuk melihat memeriksa kebenaran data Anda.

Berbagi takkan pernah membuatmu merugi

Layout, memiliki banyak fasilitas, memungkinkan Anda menyajikan presentasi model 3D SketchUp yang lebih menarik dan interaktif. Untuk menampilan dari model SketchUp di Layout, prinsipnya, yang perlu Anda lakukan adalah memasukkan file model SketchUp. Selanjutnya dari dalam Layout, Anda bisa memilih view yang ingin Anda tampilkan dan keterangan penunjang lainnya seperti dimensi dsb.

Layout terintegrasi dengan Sketchup, karena itulah saat file SketchUp dimodifikasi, presentasi Anda bisa mengikuti perubahan yang ada. Layout menyediakan sebuah panel Referensi dalam kotak dialog document Setup yang memungkinkan Anda memperbarui semua view sekaligus dengan mengklik satu tombol. Sebagai informasi tambahan Anda juga dapat menggunakan satu model yang sama untuk beberapa kali penayangan.

Ikuti langkah berikut ini untuk memasukkan viewport SketchUp ke dalam dokumen Anda:

  • Buka model SketchUp yang ingin Anda tampilkan.
  • Buat scene untuk setiap view model Anda yang ingin Anda tampilkan di dokumen Layout Anda.



  • Jika sudah selesai jangan lupa simpan model Sketchup Anda.
  • Buka program Layout.



  • Dalam Layout, arahkan ke halaman yang ingin Anda masukkan ke viewport.
  • Gunakan panel Halaman untuk berpindah di antara halaman yang ada. Cara tercepat untuk menambahkan halaman baru adalah untuk menduplikasi yang sudah ada: Cukup klik tombol Page Dipilih Duplikat (antara Tambah dan Hapus) di panel Pages.


Menyisipkan model SketchUp viewport:

Pilih File, lalu klik Insert untuk membuka kotak dialog Insert. Cari file SketchUp di komputer yang ingin Anda masukkan selanjutnya klik tombol Open.

Mengaitkan scene dengan Model viewport Anda.

Dengan Select tool, klik kanan viewport lalu pilih Scenes, selanjutnya pilih scene yang ingin dikaitkan.

Jika Anda tidak melihat daftar scene, kemungkinan Anda menyimpan file SketchUp Anda di Langkah 1. Simpan file SketchUp Anda; kemudian klik kanan viewport Anda (di Layout) selanjutnya pilih Update Referensi.





*) Sebenarnya ada cara lain yang lebih praktis untuk membuka file Sketchup di layout caranya setelah membuat scene simpan file. Lihat icon send to layout dan tunggu hingga terbuka.



  • Pilih template yang ingin Anda tampilkan.
  • Tetapkan skala model Anda.
  • Gunakan Select tool untuk memindah, memutar, atau mengubah ukuran tampilan model Anda.
  • Klik dan tarik untuk memindahkan setiap elemen pada halaman. Gunakan Grip Rotasi di tengah gambar saat dipilih untuk memutar. Anda dapat mengubah ukuran obyek dengan mengklik lalu menyeret setiap sudut.




Dapatkan Tips Seputar Sketchup dari A sampai Z di Belajar Sketchup atau Tutorial SkecthUp.

Berbagi takkan pernah membuatmu merugi

Monday, February 01, 2016

Layout adalah perangkat lunak yang terintegrasi dengan Sketchup versi Pro. Program ini memungkinkan Anda membuat dokumen penyajian model 3D SketchUp yang lebih interaktif,  baik di atas kertas maupun layar komputer. Layout didesain supaya mudah digunakan, cepat dipelajari.

Layout memiliki fasilitas untuk membuat halaman sampul, blok judul, simbol dan kebutuhan lain untuk melengkapi tampilan presentasi model Anda. Anda dapat membuat presentasi dalam berbagai ukuran dan mengekspor dalam bentuk file PDF atau image untuk dikirimkan ke klien Anda.

Satu hal yang paling menarik dari Layout, saat Anda membuat perubahan desain di SketchUp, tampilan di Layout bisa menyesuaikan dengan data terbaru. Lalu bagaimana cara menggunakan layout? Ikuti langkah demi langkah di bawah ini.



Jalankan Program Layout Anda


Perlu diingat bahwa Layout dan SketchUp adalah program perangkat lunak terpisah, sehingga Anda perlu untuk memulai mereka secara individu. Pada kotak dialog start, klik tab New.


Pilih template untuk digunakan


Kembangkan item dalam daftar di sebelah kiri untuk melihat template yang tersedia berdasarkan kategori. Browse daftar, lalu pilih salah satu yang ingin Anda gunakan selanjutnya klik tombol Open.

Jika Anda berubah pikiran tentang template yang Anda pilih, tutup file yang baru saja dibuat dan pilih File, Klik New untuk memilih yang lainnya.



"Unlock" semua layer dokumen baru Anda


Pada panel Layers, buka semua layer yang terkunci dengan mengklik ikon kunci kecil satu per satu.

Mengedit default teks pada halaman


Dengan select tool, klik dua kali teks untuk mengeditnya. Klik di tempat lain pada halaman untuk menghentikan editing.

Mengedit teks default pada semua halaman lain.

Sebagian besar template yang tersedia mencakup minimal dua halaman; banyak template terbuka pada halaman kedua. Gunakan panel page untuk beralih ke halaman lain dalam dokumen Anda.


Mengubah warna dan gaya garis

Kadang-kadang entitas yang Anda edit tersembunyi di dalam grup. Klik dua kali group untuk mengeditnya.

Mengganti logo default

Hapus logo default yang muncul dalam dokumen Anda dengan memilih lalu menekan tombol delete pada keyboard.


Ikuti langkah berikut ini untuk memasang logo Anda sendiri:

  • Pastikan Anda tidak berada di page cover dokumen Anda
  • Pada panel Layers, klik layer On Every Inside Page untuk membuatnya menjadi salah satu yang aktif lalu pilih File, Insert.
  • Cari gambar logo yang ingin Anda gunakan selanjutnya klik tombol Open.
  • Aktifkan Select alat; kemudian mengubah ukuran logo Anda dengan menyeret grip sudut biru dan menekan tombol Shift untuk menjaga dari peregangan logo Anda saat Anda mengubah ukurannya.
  • Klik dan tarik logo Anda untuk meletakkannya di mana Anda inginkan pada halaman, kemudian pilih Edit, Copy untuk menyalin logo Anda ke clipboard.
  • Pindah ke cover dokumen Anda dan aktifkan layer Cover Page dengan mengklik dalam panel Layers.
  • Pilih Edit, Paste untuk menyisipkan logo Anda pada halaman.
  • Ulangi langkah 4 dan 5 dari daftar ini untuk menempatkan logo Anda di tempat yang Anda inginkan.
Dapatkan Tips Seputar Sketchup dari A sampai Z di Belajar Sketchup atau Tutorial SkecthUp.


Berbagi takkan pernah membuatmu merugi

Porto Folio

Porto Folio
Online Photo Editing adalah buku yang membahas teknik editing foto menggunakan layanan editing foto online. Ada 15 layanan olah foto gratis yang dibahas beserta dengan contohnya.